LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak mengimbau masyarakat untuk mewaspadai meningkatnya kasus Demam Berdarah Deungeu (DBD) saat musim penghujan akhir tahun ini.
Dinkes Lebak mencatat, periode Januari-November 2025, mencapai 1.030 kasus DBD dan 2 orang di antaranya meninggal dunia.
“Musim penghujan atau cuaca ekstrem seperti saat ini rentan terjadinya peningkatan kasus penyakit DBD. Karenanya, Dinkes Lebak mengoptimalkan kader pemantau jentik (Jumantik) ke rumah-rumah warga,” kata Kepala Dinkes Lebak, Eka Darmana Putra, Sabtu, 20 Desember 2025.
Ia mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah DBD. Salah satunya melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan 3M Plus.
“Kegiatan PSN lebih efektif untuk pencegahan, bukan dengan fogging karena fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja, tapi tidak menyelesaikan permasalahan,” jelasnya.
Kepala Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Khusnul Ori mengatakan, untuk mengantisipasi DBD pihaknya terus mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Setiap Jumat dan Minggu, kami terus bergotong royong memgajak masyarakat memberihkan sampah dan drainase agar tak ada genangan dan tumpukan sampah yang dapat berpotensi menimbulkan DBD. Alhamdulillah, sejauh ini masyarakat antusias,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











