SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Ekskavator atau beko milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten mengalami kecelakaan di saluran irigasi Sungai Cibanten, di Kampung Pamarican, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Senin, 22 Desember 2025. Peristiwa tersebut terjadi di sekitar kawasan Vihara Avalokitesvara.
Akibat kejadian itu, satu orang dilaporkan mengalami luka dan harus dilarikan ke Puskesmas Kasemen untuk mendapatkan perawatan medis.
Kecelakaan terjadi ketika ekskavator tersebut tengah melakukan pengerukan Sungai Cibanten. Pengerukan ini sebagai bagian dari upaya pencegahan banjir di wilayah Kota Serang.
Namun, saat beroperasi, alat berat tersebut kehilangan keseimbangan hingga terperosok ke dalam aliran sungai.
Kapolsek Kasemen, Iptu Ahmad Nasihin, membenarkan kecelakaan alat berat tersebut.
Ia menjelaskan, kejadian bermula saat ekskavator menyusuri aliran sungai untuk melakukan pengerukan.
“Iya, betul, saat dilakukan pengerukan untuk pencegahan banjir, alat berat masuk terlalu dalam sehingga kehilangan keseimbangan,” ujar Ahmad Nasihin saat dikonfirmasi awak media.
Ia mengatakan, pihak Kepolisian masih mendata identitas korban yang terdampak dalam kejadian tersebut.
“Korban ada, namun data lengkapnya masih kami himpun,” jelasnya.
Sebelumnya, Kamis, 18 Desember 2025, Wali Kota Serang Budi Rustandi sempat meninjau lokasi tersebut dan menemukan adanya penyempitan aliran air di bagian hilir Sungai Cibanten, yang dinilai berpotensi memicu banjir saat curah hujan tinggi.
Editor: Agus Priwandono











