SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Senin 29 Desember 2025. Bencana tersebut bahkan menelan korban jiwa seorang warga lanjut usia.
Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Padarincang hingga menyebabkan Sungai Cikalumpang meluap. Akibatnya, ratusan rumah warga terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 60 sentimeter.
Anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, Jhoni Ewangga mengatakan, banjir berdampak pada empat kampung di dua desa.
“Wilayah terdampak meliputi Kampung Sukamaju dan Kampung Bogeg di Desa Citasuk, serta Kampung Bayur dan Kampung Rancasumur di Desa Kalumpang,” kata Jhoni, Senin 29 Desember 2025.
Ia menjelaskan, banjir disebabkan intensitas hujan yang tinggi di wilayah Padarincang sehingga Sungai Cikalumpang tidak mampu menampung debit air.
“Banjir diakibatkan hujan lebat yang membuat Sungai Cikalumpang meluap,” ujarnya.
Dalam peristiwa tersebut, satu orang warga meninggal dunia. Korban diketahui bernama Marto (60), warga Kampung Bogeg, RT 23 RW 04, Desa Citasuk.
“Korban merupakan seorang lansia yang meninggal dunia saat banjir melanda wilayah tersebut,” jelasnya.
Selain korban jiwa, banjir juga berdampak pada sekitar 350 kepala keluarga atau sekitar 1.200 jiwa. Total terdapat 308 rumah warga yang terendam banjir.
Tak hanya permukiman, satu fasilitas pendidikan juga terdampak. “Madrasah Diniyah Mathla’ul Anwar ikut terendam banjir,” pungkas Jhoni.***











