LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID — BPBD Kabupaten Lebak mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Imbauan ini menyasar warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan tanah longsor, terutama saat hujan turun pada malam hari.
Berdasarkan peringatan dini BMKG Banten, sebagian besar wilayah Kabupaten Lebak berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir serta angin kencang pada Sabtu, 2 Januari 2026.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Panggarangan, Bayah, Cipanas, Muncang, Gunungkencana, Banjarsari, Sajira, Cijaku, Cibeber, Cilograng, Sobang, Lebakgedong, dan Cigemblong.
Sekretaris BPBD Lebak, Febby Rizky Pratama, menyampaikan bahwa petugas saat ini melakukan pemantauan intensif terhadap debit air sungai yang berpotensi meluap.
“Saat ini petugas BPBD melakukan monitoring tinggi muka air Sungai Ciujung dan Sungai Ciberang yang mulai mengalami peningkatan volume,” kata Febby, Sabtu, 3 Januari 2026.
Seiring kondisi tersebut, BPBD Lebak meminta warga di kawasan rawan bencana untuk selalu siaga dan segera mengamankan diri apabila hujan turun dengan intensitas tinggi dalam durasi lama.
Selain itu, Febby juga mengingatkan masyarakat yang tengah berlibur akhir pekan agar tetap waspada terhadap potensi bencana. Cuaca ekstrem dinilai dapat memicu kejadian banjir, longsor, hingga pohon tumbang secara tiba-tiba.
“Kami mengimbau wisatawan untuk selalu mengikuti arahan dan peringatan dari pengelola objek wisata maupun petugas di lapangan,” ujarnya.
BPBD Lebak memastikan kesiapsiagaan personel terus ditingkatkan selama musim penghujan. Masyarakat diharapkan segera melaporkan potensi bencana melalui jalur resmi agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Reporter: Nurabidin
Editor: Aas Arbi

