CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Banjir merendam permukiman warga di Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Jumat malam, 2 Januari 2025. Sedikitnya 370 jiwa dari 185 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang dipicu hujan berintensitas tinggi serta buruknya sistem drainase di wilayah tersebut.
Laporan BPBD Kota Cilegon melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) mencatat banjir mulai terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Air dengan cepat menggenangi permukiman warga karena saluran drainase yang sempit tidak mampu menampung debit air hujan.
Wilayah terdampak meliputi RT 001 hingga RT 006 RW 003. Rinciannya, RT 05 mencatat 40 KK atau 80 jiwa terdampak, RT 04 sebanyak 30 KK atau 60 jiwa, RT 03 sekitar 25 KK atau 50 jiwa, RT 01 sebanyak 25 KK atau 50 jiwa, RT 02 sekitar 40 KK atau 80 jiwa, serta RT 06 sebanyak 25 KK atau 50 jiwa. Total keseluruhan mencapai 185 KK atau 370 jiwa.
Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi, menyampaikan bahwa hingga pukul 23.00 WIB ketinggian air di sejumlah titik mencapai sekitar dua meter. Petugas mengevakuasi seluruh warga terdampak ke lokasi yang lebih aman.
“Petugas langsung melakukan asesmen lokasi, pendataan warga terdampak, serta evakuasi. Korban jiwa nihil, sementara kerugian materi masih dalam proses pendataan,” ujar Suhendi dalam keterangan resminya.
Dalam proses penanganan banjir, BPBD Kota Cilegon mengerahkan personel gabungan bersama BPBD Provinsi Banten, PMI Kota Cilegon, Pramuka Peduli Kwarcab Cilegon, serta unsur masyarakat setempat. Petugas fokus pada evakuasi warga dan pengamanan wilayah terdampak banjir.
Reporter: Adam Fadillah
Editor: Aas Arbi











