LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Arus lalu lintas di Jalan Tol Serang–Panimbang (Serpan) selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terpantau relatif landai. Lalu lintas harian rata-rata (LHR) di ruas tol tersebut tercatat sekitar 9.000 kendaraan, masih di bawah target awal yang diproyeksikan mencapai 12.000 kendaraan.
Berdasarkan pantauan PT Wijaya Karya Serang Panimbang (Wika Serpan), pergerakan kendaraan terjadi sejak 25 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Meski terdapat peningkatan volume kendaraan, kepadatan yang muncul tidak signifikan dan masih dapat terurai dengan baik.
Selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wika Serpan juga mencatat tidak terjadi kecelakaan lalu lintas di sepanjang ruas Tol Serang–Panimbang. Kondisi ini menunjukkan arus kendaraan berjalan relatif aman dan terkendali.
Manajer Pengembangan Usaha dan Pemasaran Wika Serpan, Muhammad Albagir, mengatakan, selama periode Nataru terjadi kenaikan lalu lintas harian dibandingkan hari biasa.
“Selama Nataru terjadi peningkatan LHR hingga 6,9 persen. Kepadatan pertama terjadi pada 25, 26, 27, dan 28 Desember,” kata Albagir kepada Radar Banten melalui sambungan telepon, Jumat 2 Januari 2026.
Ia menjelaskan, lonjakan kendaraan tersebut masih tergolong wajar dan belum mencapai angka maksimal. Meski LHR berada di kisaran 9.000 kendaraan, pihaknya memprediksi peningkatan arus lalu lintas masih akan berlangsung.
“Kepadatan kedua terjadi pada 31 Desember dan 1 Januari. Diperkirakan masih berlanjut pada 2, 3, dan 4 Januari,” tuturnya.
Albagir menambahkan, mayoritas pengguna Tol Serang–Panimbang berasal dari wilayah Jabodetabek yang menuju kawasan wisata di Kabupaten Lebak dan Pandeglang untuk menghabiskan libur akhir tahun.
Secara umum, lanjutnya, kondisi arus lalu lintas selama libur Nataru berjalan lancar. “Walaupun lalu lintas sempat padat, Alhamdulillah tidak terjadi kecelakaan,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pengguna Tol Serang–Panimbang, Yusup Alamsyah, mengaku perjalanan melalui ruas tol tersebut berjalan tanpa hambatan berarti. Menurutnya, arus lalu lintas tetap lancar meski berada di tengah musim libur.
“Saat saya melintas semuanya lancar, tidak ada kepadatan. Perjalanan juga terasa lebih cepat,” katanya.
Yusup berharap kelancaran arus lalu lintas dapat terus terjaga, terutama saat puncak arus balik libur Nataru, sehingga pengguna jalan merasa aman dan nyaman.
Editor: Mastur Huda












