PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Selain Pantai Teluk, sampah kayu gelondongan juga menutupi pesisir Pantai Carita di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, dan pesisir Pantai Laguna di Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.
Ketua Komunitas Peduli Pariwisata Carita (KPPC) Kabupaten Pandeglang, EA Supriadi Franky, tidak mengetahui secara pasti asal kayu gelondongan tersebut.
“Tapi yang jelas bukan asal dari Banten. Namun, kayu gelondongan ini memenuhi pesisir Pantai Carita,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID melalui sambungan telepon selulernya, Senin, 5 Januari 2025.
Hasil dari pemantauannya, sepanjang Pantai Carita ini penuh oleh kayu gelondongan. Kuat dugaan, kayu ini berasal dari Sumatera yang terbawa arus laut.
“Kalau secara geografis kan memang kita dekat berseberangan. Tapi kita tidak dapat memastikan karena memang hal itu perlu penelitian lebih lanjut, tapi yang jelas bukan berasal dari Banten,” katanya.
Franky menyayangkan keberadaan kayu gelondongan tak bertuan itu.
“Bukan hanya menutupi pesisir pantai, tapi juga membahayakan keselamatan nelayan dan wisatawan khususnya wisatawan menggunakan jetsky, itu berbahaya,” katanya.
Berdasarkan informasi dari wisatawan mancanegara asal Australia dan Belanda, kayu gelondongan itu masih banyak di tengah lautan.
“Tentu itu sangat berbahaya dan kita tentu sementara ini tidak bisa berbuat banyak. Hanya mungkin bisa mengambil kayunya saja,” katanya.
Franky menegaskan kalau kayu ini tidak bertuan. Kalau saja mengetahui asal dan pemiliknya, maka mungkin saja bisa meminta pertanggungjawaban untuk membersihkannya.
“Bahkan kayu gelondongan ini juga sudah menimbulkan korban jiwa. Waktu akhir pekan lalu, seorang balita meninggal kehantam kayu gelondongan,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











