SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang akan melelang pembangunan ulang Alun-alun Kota Serang pada tahun ini.
Pagu anggaran untuk pembangunan Alun-Alun Kota Serang telah ditetapkan sebesar Rp 48,5 miliar.
Proses lelang pekerjaan pembangunan Alun-Alun Kota Serang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026, setelah seluruh tahapan perencanaan dinyatakan siap.
Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan bahwa seluruh dokumen perencanaan pembangunan Alun-Alun Kota Serang sudah tersedia, sehingga pelaksanaan pekerjaan bisa segera dilakukan setelah proses lelang rampung.
“Pekerjaan alun-alun akan dilelang pada Maret 2026. Kalau proses lelang selesai, langsung kita mulai pengerjaannya,” katanya.
Ia menyebutkan, pagu anggaran pembangunan Alun-Alun Kota Serang mencapai Rp 48,5 miliar yang dialokasikan dari APBD.
Anggaran tersebut digunakan untuk penataan menyeluruh kawasan Alun-Alun Timur dan Barat.
“Tahun ini mau selesai atau belum selesai, yang penting pembangunan Alun-Alun Kota Serang harus berjalan,” tegasnya.
Menurut Iwan, hasil konsultasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah menghasilkan beberapa fokus perbaikan utama. Salah satunya adalah penataan kembali lapangan upacara agar lebih layak digunakan untuk kegiatan resmi.
Selain itu, fasilitas olahraga dan sarana masyarakat yang selama ini ada di kawasan Alun-Alun Kota Serang akan tetap dipertahankan.
Bahkan, lapangan tenis dipastikan tidak akan digusur.
“Kita akan amankan fasilitas olahraga yang ada. Lapangan tenis tetap dipertahankan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk fasilitas olahraga bulu tangkis, pemerintah berencana memindahkan gedung GOR ke kawasan Stadion Maulana Yusuf.
Pemindahan tersebut akan ditangani oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang.
“Yang akan kita lelangkan sekarang masih dalam tahap melengkapi data-datanya,” ujarnya.
Editor: Agus Priwandono

