LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Real Madrid mengalami kekalahan mengejutkan dari klub divisi dua, Albacete, pada babak 16 besar Copa del Rey, Kamis 15 Januari 2026.
Hasil akhir 3–2 untuk kemenangan Albacete membuat Los Blancos harus angkat koper lebih awal dari ajang piala nasional Spanyol tersebut.
Pertandingan yang digelar di Stadion Carlos Belmonte, Albacete, berlangsung dramatis hingga menit akhir. Meski Real Madrid sempat menyamakan kedudukan, tim tuan rumah berhasil mencetak gol penentu di masa tambahan waktu.
Albacete, yang saat ini berada di papan tengah Liga Segunda Spanyol, tampil disiplin dan penuh determinasi. Tekanan terus diberikan sejak awal laga hingga akhirnya membuahkan hasil manis. Gol kemenangan dicetak oleh Jefté Betancor pada menit ke-94, sekaligus menjadi momen bersejarah bagi klub.
Dalam jalannya pertandingan, Real Madrid sempat unggul lebih dulu. Namun Albacete mampu bangkit melalui gol Javi Villar dan kembali memimpin sebelum Los Blancos menyamakan skor lewat Gonzalo García. Pertandingan berlangsung ketat dan menjadi salah satu kejutan terbesar Copa del Rey musim ini.
Hasil ini menjadi awal yang tidak ideal bagi pelatih anyar Real Madrid, Álvaro Arbeloa, yang baru menjalani debutnya menggantikan Xabi Alonso. Kekalahan tersebut menambah tekanan bagi sang pelatih dalam laga penting pertamanya.
Dari kubu Real Madrid, hasil ini diakui sebagai pukulan mental. Kapten tim menyebut kekalahan tersebut mengecewakan dan memicu evaluasi terhadap strategi yang diterapkan.
Sementara itu, Albacete merayakan kemenangan dramatis ini sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah klub. Keberhasilan menyingkirkan Real Madrid membuka peluang mereka melangkah lebih jauh di Copa del Rey sekaligus menjadi inspirasi bagi klub-klub non-unggulan.
Dengan tersingkirnya Real Madrid, fokus kini tertuju pada perjuangan mereka di kompetisi lain seperti La Liga dan Liga Champions, di mana peluang meraih prestasi masih terbuka.*
Editor : Krisna Widi Aria











