KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – PSSI Kota Tangsel terus memperkuat pembinaan sepak bola usia dini dan pengembangan sepak bola putri menjelang berbagai agenda kompetisi tahun 2026.
Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Tangerang Selatan (Tangsel) Erlangga Yudha Nugraha mengatakan, penguatan pembinaan dilakukan seiring bertambahnya jumlah anggota PSSI Tangsel yang kini mencapai 58 anggota.
“Sebelumnya PSSI Kota Tangerang Selatan memiliki sekitar 24 anggota. Pada kongres kali ini alhamdulillah jumlahnya bertambah, sehingga sekarang total ada 58 anggota,” ujar Erlangga, Kamis, 7 Mei 2026.
Menurutnya, sebagian besar anggota baru tersebut berasal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kota Tangerang Selatan.
Ia menilai penambahan anggota menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan pemain muda di Tangsel, terutama menghadapi sejumlah agenda kompetisi usia dini.
Salah satu agenda yang sedang dipersiapkan yakni Piala Presiden U-10 dan U-12 tingkat Kota Tangerang Selatan yang ditargetkan selesai pada Mei 2026.
“Tadi juga ada arahan bahwa di tingkat provinsi pelaksanaannya berlangsung pada bulan Juni. Maka kita targetkan di tingkat kota sudah selesai pada Mei,” katanya.
Erlangga menjelaskan, rancangan kompetisi saat ini telah disusun dan partai final kategori U-10 serta U-12 direncanakan berlangsung pada 24 Mei mendatang.
Selain kompetisi usia dini, PSSI Tangsel juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda lain seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), hingga kemungkinan pelaksanaan Piala Suratin.
“Kami memang menghadapi beberapa agenda sekaligus seperti Porprov, Popda, Piala Presiden, termasuk kemungkinan Piala Suratin yang juga akan digelar,” ungkapnya.
Meski begitu, ia memastikan seluruh jadwal kompetisi telah disesuaikan agar tidak saling berbenturan sehingga pembinaan atlet dapat berjalan secara berkesinambungan.
“Secara jadwal sudah disesuaikan dengan penyelenggaraan masing-masing kompetisi supaya tidak bentrok,” jelas Erlangga.
Selain fokus pada sepak bola putra, PSSI Tangsel juga mulai mematangkan persiapan tim sepak bola putri untuk menghadapi Porprov Banten 2026.
Menurut Erlangga, perkembangan sepak bola putri di Tangsel terus menunjukkan tren positif dengan semakin banyaknya kompetisi yang digelar.
“Kami berharap pada Porprov tahun ini cabang sepak bola putri bisa diselenggarakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada Porprov sebelumnya cabang sepak bola putri sempat ditiadakan karena jumlah peserta tidak memenuhi kuota minimal.
Saat ini sudah ada lima kabupaten/kota yang siap mengikuti cabang sepak bola putri, termasuk Kota Tangerang Selatan.
Agar bisa dipertandingkan secara resmi, dibutuhkan minimal enam daerah peserta.
“Mudah-mudahan ada tambahan satu daerah lagi sehingga sepak bola putri bisa resmi dipertandingkan di Porprov 2026,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











