LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Mesir kembali harus menelan pil pahit setelah tersingkir dari Piala Afrika. The Pharaohs kalah tipis 0–1 dari Senegal pada laga semifinal, Rabu malam 14 Januari 2026.
Gol tunggal Sadio Mané memastikan langkah Senegal ke partai final sekaligus menghentikan ambisi Mesir untuk kembali mengangkat trofi Piala Afrika.
Pertandingan yang digelar di Grand Stade de Tangier, Maroko, berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim bermain disiplin dengan tempo tinggi, namun skor kacamata bertahan hingga memasuki babak kedua.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-78. Mané memanfaatkan situasi bola liar di luar kotak penalti dan melepaskan tendangan rendah yang mengarah ke sudut gawang, membuat kiper Mesir tak mampu mengantisipasi.
Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga yang minim peluang. Mesir berusaha meningkatkan intensitas serangan di sisa waktu pertandingan, namun rapatnya pertahanan Senegal membuat mereka gagal menyamakan kedudukan hingga peluit akhir berbunyi.
Kemenangan ini memastikan Senegal melaju ke final Piala Afrika 2025. Sementara itu, Mesir harus puas tampil di laga perebutan tempat ketiga dan menunggu hasil semifinal lain antara Maroko dan Nigeria.
Bagi Mané, gol ini semakin menegaskan perannya sebagai pemain kunci Senegal di ajang Piala Afrika. Ia kembali menjadi mimpi buruk bagi Mesir, setelah sebelumnya juga kerap menentukan hasil laga penting antara kedua tim.
Di sisi lain, Mesir tampil kurang agresif di lini depan. Mohamed Salah yang diharapkan menjadi motor serangan belum mampu menemukan ritme terbaiknya, sehingga peluang Mesir sepanjang laga relatif terbatas.
Meski gagal ke final, Mesir masih memiliki kesempatan menutup turnamen dengan hasil positif pada laga perebutan posisi ketiga. Sementara Senegal dan Sadio Mané kini menjadi sorotan, setelah kembali menunjukkan ketajaman dan mental juara di momen krusial.*
Editor : Krisna Widi Aria











