RADARBANTEN.CO.ID- Putri Kusuma Wardani atau Putri KW akan menghadapi tunggal putri asal Korea Selatan An Se Young pada Perempat Final India Open 2026 yang akan berlangsung, Jumat 16 Januari 2026.
Menghadapi ratu bulutangkis Dunia, Putri KW memiliki catatan yang imperior dinana belum pernah meraih kemenangan dari 7 laga pertarungan.
Terakhir Putri yang saat ini menempati peringkat 6 Dunia ini mampu mencuri saru set dari peraih Emas Olimpiade Paris 2024 itu pada Word Tour Finals Desember 2025 dengan 16-21, 21-8, 8-21.
Selain Putri KW, Indonesia juga masih memiliki satu wakil di tunggal Putra melalui Jonatan Cristie atau Jojo yang akan menghadapi pemain asal Prancis Cristo Popov.
Setali tiga uang dengan Puti KW, Jojo juga belum pernah merasakan kemanabgan dari dua kali menghadapi pemaun peringkat 7 Dunia.
Terakhir pertemuan mereka tersaji pada World Tour Finals 2025 dimana Jojo kembali takluk dengan rubber gim 21-18, 16-21,13-21.
Pada turnamen ini Popov keluar sebagai juara setelah mengalahkan Shi Yu Qi.
“Bertemu An Se Toung, saya akan mencoba mengeluarkan semua permainan yang dipunya. Semoga rezekinya bisa ngalahin dia,” katanya dalam reles PBSI.
Ia mengatakan, meskipun selama ini belum pernah menghadapi An Se Young, ia akan tetap berusaha untuk mengalahkan bocah ajaib asal negeri Gingseng yabg juga musih bebuyutannya di masa Junior
“Modal bagus bisa curi satu gim di World Tour Finals kemarin. Semoga pettemuan kali ini bisa menang,” katanya.
Hal senada juga dikatakan Jojo. Ia menantikan duel ketiganya dengan Popov. Menuruthya, menghadapi Popov harus siap bermain capek.
“Lawan Christo Popov, akan seru karena saya juga menantikan buat pertandingan besok. Dia juga pemain yang bagus, pemain kidal lagi. Pemain kiri itu biasanya punya kelebihannya sendiri. Harus lebih siap dan harus siap capek karena dia juga tidak gampang mati, tidak gampang dimatikan juga,” kata juara All England 2024 ini.
Pada turnamen BWF Super 750 yang di gelar di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, Indonesia hanya mengirimkan 4 wakil melalui Tunggal Putra, Tunggal Putri, Ganda Putra dan Ganda Putri.
Editor: Abdul Rozak











