SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pada hari kedua pencarian nelayan asal Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang yang tenggelam di Perairan Lontar akhinya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Korban bernama Andi (30), warga Kampung Baru, RT 016 RW 004, Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.
Kasiops Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Banten, korban sebelumnya terjatuh ke laut di perairan sekitar koordinat 106°18’20.21″E – 05°57’32.23″S.
Memasuki hari kedua operasi pencarian, tim SAR gabungan mulai melaksanakan operasi pada pukul 07.00 WIB dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU)
“SRU 1 melakukan pencarian menggunakan kapal amphibius dengan pola creeping line berjarak 0,5 nautical mile (NM) dan cakupan area pencarian seluas 8,18 NM,” katanya, Sabtu, 17 Januari 2026.
Lalu, lanjut Rizky, SRU 2 melakukan pencarian menggunakan rubber boat Basarnas dengan pola creeping line berjarak 0,2 NM dan luas area pencarian 5,5 NM.
Sementara itu, SRU 3 melaksanakan pencarian darat menyisir Pantai Lontar ke arah Barat dan Timur masing-masing sejauh 1,5 kilometer.
“Sekitar pukul 07.20 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pada jarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian perkara, tepatnya di koordinat 106°18’20.82″E – 05°57’33.65″S. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.
“Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain, tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Banten, Crew KN SAR Drupada (amphibius), MDMC Banten, Lanal Banten, tim vertical rescue, serta nelayan setempat,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











