SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, meminta para petani di Kabupaten Serang untuk melakukan percepatan tanam.
Upaya tersebut dilakukan guna mengantisipasi dampak kemarau panjang akibat adanya elnino gojila yang diprediksi akan terjadi di tahun ini. Percepatan tanam perlu dilakukan agar para petani tidak mengali gagal panen.
Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo, mengatakan para petani di Kabupaten Serang harus mulai mewaspadai potensi elnino gozila yang berpotensi terjadi di tahun ini yang dapat membuat cuaca lebih kering dan kemarau yang lebih panjang.
Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh petani di Kabupaten Serang, untuk mempercepat proses tanam padinya terlebih saat ini masih ada hujan yang terjadi.
“Alhamdulillah sampai dengan bulan ini masih ada beberapa wilayah yang hujan, berarti kan masih ada yang hujan. Saya harapkan petani percepat tanam,” katanya, Rabu 1 Juli 2026.
Suhardjo mengatakan, percepatan tanam padi menjadi merupakan salah satu solusi mengantisipasi terjadinya puso akibat musim kemarau yang diprediksi akan hadir dipertengahan tahun ini dan berlangsung cukup panjang.
Sehingga, dengan telah melakukan penanaman padi saat ini, maka dalam tiga bulan kemudian bisa langsung panen. Atau pada saat kemarau datang, padi yang ditanam sudah berisi sehingga bisa lebih tahan meskipun air sedikit.
“Percepatan tanam merupakan salah satu solusi yang kita lakukan untuk mengantisipasi puso atau gagal panen, mudah-mudahan pada saat kemarau datang, padi sudah mulai berisi tinggal nunggu panen. Alhamdulillah sejauh ini belum ada laporan terjadinya puso atau gagal panen,” ujarnya.
Selain percepatan tanam padi, lanjut Suhardjo, pihaknya juga merekomendasikan agar para petani dapat mengoptimalkan kembali penggunaan pompa air yang sudah dibagikan ke kelompok tani pada tahun 2023 dan 2024 lalu sebanyak 600 unit.
Selain itu pihaknya juga mempunyai program yaitu optimalisasi lahan, yang telah diajukan ke pemerintah pusat sebanyak 1599 hektar, bantuan ini bentuknya berupa perbaikan saluran irigasi, pengeboran air, perbaikan embung, dan lainnya.
“Semua program-program ini sudah kita lakukan, untuk mengantisipasi terjadinya puso atau gagal panen akibat El Nino. Kami berharap tahun ini, tidak ada sawah yang mengalami puso atau gagal panen,” ucapnya.
Editor Daru











