RADARBANTEN.CO.ID – Timnas Vietnam U-23 menciptakan kejutan besar di ajang Piala Asia U-23 2026 setelah memastikan satu tempat di babak semifinal. Kepastian tersebut diraih usai kemenangan dramatis atas Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor 3–2 pada laga perempat final yang digelar Jumat, 16 Januari 2026.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Prince Abdullah Al-Faisal, Jeddah, berjalan ketat sejak menit awal hingga akhir laga. Vietnam U-23 sempat dua kali tertinggal, namun mampu menunjukkan mental kuat untuk bangkit dan memaksakan pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Vietnam membuka keunggulan melalui gol Nguyen Le Phat. Namun, UEA berhasil menyamakan kedudukan menjelang berakhirnya babak pertama. Kedua tim kembali saling berbalas gol di babak kedua, membuat skor imbang 2–2 dan laga harus ditentukan melalui extra time.
Pada masa tambahan waktu, penantian panjang pendukung Vietnam akhirnya terbayar. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Pham Minh Phuc pada menit-menit akhir extra time, sekaligus memastikan kemenangan Vietnam U-23 dan tiket ke babak semifinal Piala Asia U-23 2026.
Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Vietnam U-23 di turnamen kontinental tersebut. Sepanjang laga, mereka menunjukkan karakter juara dan semangat pantang menyerah meski mendapat tekanan intens dari UEA yang dikenal sebagai salah satu tim kuat Asia.
Perjalanan impresif Vietnam U-23 di Piala Asia U-23 2026 pun menarik perhatian publik sepak bola Asia. Tim asal Asia Tenggara ini berpeluang mengulang sejarah manis setelah terakhir kali menembus babak semifinal beberapa edisi lalu.
Pada babak semifinal, Vietnam U-23 dijadwalkan menghadapi China pada Selasa, 22 Januari 2026. China melaju ke empat besar usai menyingkirkan Uzbekistan, sehingga duel semifinal diprediksi berlangsung sengit antara wakil Asia Timur dan Asia Tenggara.
Keberhasilan Vietnam U-23 ini tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga menegaskan kekuatan sepak bola Asia Tenggara di level Asia. Semangat juang, disiplin, dan karakter permainan Vietnam menjadi sorotan utama sepanjang turnamen.
Editor: Mastur Huda











