LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak terus berupaya menangani sampah di seluruh 28 kecamatan. Produksi sampah di Lebak mencapai 300 ton per hari, yang ditampung di dua Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yaitu TPA Dengung dan TPA Cihara.
Plt Sekretaris DLH Lebak, Nana Mulyana, menjelaskan, TPA Dengung menampung sekitar 250 ton per hari, sedangkan TPA Cihara menampung 50 ton per hari. “Jadi total sampah yang bisa kita kelola mencapai 300 ton per hari,” kata Nana.
Ia menambahkan, jumlah produksi sampah di Kabupaten Lebak sebenarnya mencapai 600 ton per hari, didominasi oleh sampah rumah tangga. Artinya, sekitar 300 ton sampah belum bisa tertangani secara maksimal.
Kepala DLH Lebak, Ivan Suyatupika, menekankan pentingnya pengelolaan sampah agar memberi manfaat. “Sampah bukan hanya persoalan daerah, tapi juga masalah nasional dan global. Kita ingin sampah rumah tangga bisa dikelola di tingkat keluarga agar distribusi ke TPSA bisa diminimalisasi,” ujarnya.
Menurut Ivan, penanganan sampah di Lebak akan dilakukan secara massif dengan melibatkan seluruh masyarakat di 28 kecamatan. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.
“Tumpukan sampah yang tidak tertangani bisa menjadi persoalan besar, bahkan mengancam kesehatan. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat sangat penting,” tambahnya.
Editor: Mastur Huda











