SERANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dan Komando Resor Militer (Korem) 064/Maulana Yusuf memperkuat koordinasi dan kerja sama kedua institusi. Ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan tugas masing-masing institusi.
“Kita memiliki komitmen bersama, khususnya di bidang penegakan hukum, keamanan, dan ketertiban di wilayah Provinsi Banten,” kata Kepala Kejati Banten Bernadeta Maria Erna Elastiyani usai menerima kunjungan kerja Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Daru Cahyadi Soeprapto pada Selasa (27/1).
Bernadeta mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Danrem 064/MY beserta jajarannya. Hubungan baik serta komunikasi yang efektif antara TNI dan Kejaksaan merupakan kunci kolaborasi dalam menjaga kondusifitas daerah.
“Kami sangat mengapresiasi silaturahmi dan audiensi ini. Sinergi Kejati Banten dengan Korem 064/MY akan terus kita perkuat demi mendukung tugas masing-masing lembaga dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto juga menyampaikan komitmennya untuk terus membangun hubungan kerja yang solid dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif di Provinsi Banten. “Melalui pertemuan ini, kami menegaskan kembali tekad untuk terus berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat Banten. Sinergi lintas sektor ini diharapkan semakin memperkuat upaya bersama dalam mengawal pembangunan daerah demi kepentingan masyarakat,” ucapnya.
Daru juga berterima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Kajati Banten dan jajarannya. Ia juga mengapresiasi terjalinnya kerja sama dan sinergitas antara Korem 064/MY dan Kejati Banten.
Daru berharap, kunjungannya membuat hubungan kerja antara TNI dan aparat penegak hukum di Provinsi Banten dapat semakin erat dan mendukung terciptanya stabilitas keamanan yang kondusif.
“Kunjungan ini merupakan upaya untuk memperkuat hubungan kerja dan sinergitas antara TNI dan Kejaksaan sebagai bagian dari Forkopimda,” tutup jenderal TNI bintang satu ini. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono












