PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kebakaran hebat yang melanda Pasar Baru Labuan, Kabupaten Pandeglang, menyisakan duka bagi para pedagang. Salah satunya Erida, penjual bumbu giling yang kiosnya hangus terbakar.
Dengan suara bergetar, Erida menceritakan insiden saat mengetahui kabar kebakaran. Ia sedang berada di rumah ketika anaknya mengirim pesan WhatsApp.
“Saya lagi di rumah, tiba-tiba anak kirim WA, bilang Pasar Baru kebakaran. Saya langsung ke sini. Pas sampai, warung saya sudah habis,” kata Erida ditemui di lokasi, Senin 23 Februari 2026.
Ia mengaku sehari sebelum kejadian baru saja mengisi stok barang dagangan. Bahkan, pembelanjaan dalam jumlah besar baru dilakukan.
“Kemarin baru turun barang, belanja sekitar Rp 40 juta. Habis bongkar barang jam 5 sore, jam 6 lewat sudah kebakaran,” ujarnya.
Seluruh dagangan seperti bawang putih, kunyit, dan aneka bumbu lainnya ludes. Tiga unit mesin penggiling miliknya juga ikut terbakar.
“Mesin ada tiga, semuanya kena. Kalau total kerugian di atas Rp 100 juta. Kalau dihitung sama mesin bisa sampai Rp 200 juta,” ungkapnya.
Kini Erida tak bisa lagi berjualan di pasar. Untuk sementara, ia hanya mencoba bertahan dengan berjualan kecil-kecilan di rumah.
“Kalau nggak bisa dagang, saya mau bagaimana? Ini usaha satu-satunya. Nggak ada yang nalang,” tuturnya sambil menahan tangis.
Erida berharap pemerintah segera membersihkan puing-puing kebakaran dan memperbaiki area pasar agar pedagang bisa kembali beraktivitas.
“Kami tiap hari bayar retribusi Rp 40 ribu. Harapan saya cepat dibereskan supaya bisa dagang lagi. Jangan dibiarkan begini,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











