CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kecelakaan kerja terjadi di kawasan operasional Pelabuhan Pelindo Banten, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Selasa 24 Februari 2026.
Seorang supir truk berinisial A (27) dilaporkan meninggal dunia usai terlibat insiden saat aktivitas bongkar muat berlangsung.
Peristiwa tersebut kini dalam penanganan aparat kepolisian untuk memastikan ada tidaknya unsur kelalaian, maupun pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dalam kegiatan operasional di area pelabuhan.
Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Banten Polres Cilegon, IPTU Fredo Leonard membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi setelah menerima laporan adanya korban jiwa.
“Iya betul ada laka di Pelindo kurang lebih jam 10 pagi tadi. Sementara kita sudah melakukan tindakan kepolisian, pengamanan, kemudian melayani pihak korban, memberitahu pihak keluarga kemudian melakukan visum,” ujar IPTU Fredo.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara serta rekaman kamera pengawas (CCTV), insiden bermula saat forklift tengah membawa muatan besi atau baja dalam posisi mundur.
Di saat bersamaan, sebuah truk melaju dari arah belakang dan diduga tidak menyadari adanya aktivitas alat berat tersebut.
Truk tersebut kemudian menghantam muatan besi yang sedang dibawa forklift hingga terjadi benturan keras.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia.
Petugas kepolisian langsung mengamankan lokasi serta mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Kalau dari bukti awal yakni video CCTV kita lihat ada kendaraan truk yang menabrak besi yang sedang diatur oleh forklift. Sementara kita sudah mengumpulkan saksi-saksi dan barang bukti kemudian kita minta keterangan,” tambahnya.
Polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian, termasuk memastikan apakah prosedur keselamatan kerja telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku di kawasan pelabuhan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas di lokasi kejadian telah kembali berjalan normal dengan pengawasan petugas.
Editor Daru












