CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Perwakilan Provinsi Banten ambil bagian dalam Bazar Ramadan Kota Cilegon yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Grogol, Senin (2/3/2026).
Selain menghadirkan program sembako murah, BI juga mengedukasi masyarakat terkait digitalisasi sistem pembayaran melalui penggunaan (Quick Response Code Indonesian Standard).
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Cilegon dalam rangka mendukung pengendalian inflasi daerah sekaligus memperluas penggunaan transaksi non-tunai di tengah masyarakat.
Kepala Tim Implementasi KEKDA Kantor Perwakilan BI Banten, Dewi Adhi Ratnawati, mengatakan program sembako Rp1 melalui QRIS bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bagian dari strategi mendorong percepatan digitalisasi pembayaran.
“Program ini bukan hanya pembagian sembako, tetapi juga ada unsur edukasi kepada masyarakat karena kami sedang menggalakkan digitalisasi sistem pembayaran,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat cukup memindai kode QRIS dan membayar Rp1 untuk memperoleh paket kebutuhan pokok. Skema ini dirancang agar warga merasakan langsung kemudahan transaksi digital.
Menurut Dewi, pengalaman bertransaksi secara langsung diharapkan dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran non-tunai.
“Harapannya masyarakat punya pengalaman bahwa menggunakan QRIS itu mudah, aman, dan praktis tanpa biaya tambahan. Ke depan semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital,” jelasnya.
Program sembako Rp1 dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Grogol pada Senin (2/3/2026) dan dilanjutkan di Kecamatan Merak pada hari berikutnya.
Selain program QRIS Rp1, BI Banten juga menghadirkan penjualan sayur-mayur hasil panen kelompok tani binaan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan.
Reporter: Adam Fadillah
Editor: Aas Arbi











