KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – PT Multi Bintang Indonesia Tbk resmi mengekspor BINTANG Radler ke Australia pada 2026. Produk bir berperisa lemon tersebut hadir membawa kesegaran tropis khas Indonesia sebagai bagian dari strategi perusahaan memperluas pasar internasional.
Presiden Direktur PT Multi Bintang Indonesia Tbk, Roland Bala mengatakan, ekspor ini merupakan kelanjutan dari uji pasar terbatas yang dilakukan pada Desember 2025. Hasilnya, BINTANG Radler mendapat sambutan positif dari konsumen Australia, khususnya pecinta minuman ringan dan menyegarkan.
Menurut Roland, ekspor BINTANG Radler menjadi tonggak penting dalam pengembangan portofolio ekspor perusahaan yang sebelumnya lebih didominasi produk BINTANG Pilsener.
“Ekspor BINTANG Radler mencerminkan evolusi portofolio kami menjadi lebih beragam. Ini merupakan bagian dari ambisi kami untuk membawa lebih banyak varian BINTANG ke pasar global,” ujarnya dalam seremoni ekspor di pabrik Bir BINTANG, Batuceper, Kota Tangerang, Selasa 19 Mei 2026.
Acara tersebut turut dihadiri Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Direktorat Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian RI, Merrijantij Punguan Pintaria, serta Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang, Indriya Karyadi.
Roland menjelaskan, merek BINTANG selama ini memiliki kedekatan dengan konsumen Australia, terutama wisatawan yang pernah berkunjung ke Indonesia, khususnya Bali.
“Sekarang kami ingin memastikan mereka dapat menikmati kembali kesegaran khas BINTANG di negara mereka sendiri,” katanya.
BINTANG Radler dikenal sebagai bir dengan perpaduan rasa lemon alami yang menghadirkan sensasi ringan dan menyegarkan. Karakter tersebut dinilai cocok dengan gaya hidup modern masyarakat Australia dan dapat dinikmati saat makan maupun berkumpul bersama teman.
“Saat ini, BINTANG Radler telah tersedia di ratusan gerai Liquorland di Australia dan akan mulai dipasarkan secara nasional melalui jaringan Dan Murphy’s dan BWS pada Agustus 2026,” jelasnya.
Langkah ekspor ini juga mencatatkan peningkatan signifikan bagi Multi Bintang Indonesia dengan pertumbuhan ekspor hingga tiga kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.
Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian, Merrijantij Punguan Pintaria, menilai ekspor tersebut menunjukkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
“Inisiatif ekspor ini menunjukkan daya saing produk Indonesia serta peran industri dalam memperkuat kehadiran merek nasional di pasar internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang, Indriya Karyadi, menyebut ekspor yang dilakukan Multi Bintang Indonesia memberikan kontribusi positif terhadap perdagangan luar negeri nasional.
Selain BINTANG Radler, Multi Bintang Indonesia sebelumnya telah mengekspor BINTANG Pilsener ke Belanda sejak 2013 dan Amerika Serikat sejak 2019. Pada 2024, perusahaan juga memperluas portofolio internasional melalui kehadiran BINTANG Crystal di Timor Leste.
Roland Bala menegaskan perusahaan akan terus mengeksplorasi peluang ekspor baru guna memperkenalkan portofolio bir ikonik Indonesia ke pasar dunia.
“Sebagai perusahaan yang telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia selama 95 tahun, kami terus berambisi membawa cita rasa khas Indonesia ke mata dunia,” tutupnya.
Editor: Mastur Huda











