KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Kavling Pinang, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan aksi pembunuhan yang melibatkan pasangan suami istri pada Kamis malam, 5 Maret 2026.
Seorang wanita berinisial EA (25) diduga kuat membunuh suaminya sendiri, JN (54), di kediaman mereka.
Kasus tersebut terungkap setelah pelaku mendatangi Mapolresta Tangerang untuk menyerahkan diri pada Jumat siang, 6 Maret 2026.
Ketua RT setempat, Aris, mengatakan bahwa warga baru mengetahui kejadian tersebut saat pihak kepolisian mendatangi lokasi pada Jumat (6/3/2026) siang, bertepatan dengan waktu salat Jumat.
“Kejadiannya itu diduga semalam. Tapi warga baru tahu tadi siang setelah polisi datang ke sini. Ternyata pelaku telah menyerahkan diri langsung ke Polresta Tangerang,” ujar Aris kepada wartawan.
Menurutnya, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di atas tempat tidur.
Berdasarkan kondisi luka dan posisi jenazah, diduga kuat korban dihabisi saat sedang tertidur lelap.
“Ditemukan tengkurap di ranjang. Sepertinya memang sedang tidur, karena kalau dalam posisi terjaga, logikanya pasti ada perlawanan,” terangnya.
Diketahui, kata Aris, korban dikenal sebagai sosok wiraswasta yang aktif dan memiliki kontribusi besar terhadap lingkungan meskipun baru sekitar satu tahun tinggal di wilayah tersebut.
“Beliau itu orangnya sangat luar biasa kontribusinya ke lingkungan. Kalau ada kegiatan apa pun, beliau selalu mendukung penuh,” ucap Aris.
Diketahui, pasangan ini telah menikah selama kurang lebih lima tahun. Selama ini, sang istri, EA, diketahui beraktivitas sebagai ibu rumah tangga.
Di lokasi kejadian, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku.
Hingga saat ini, motif di balik aksi nekat perempuan berusia 25 tahun tersebut masih dalam penyelidikan mendalam oleh Satreskrim Polresta Tangerang.
Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani autopsi guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.*
Editor : Krisna Widi Aria











