• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Diacuhkan Pemerintah, Warga Labuan Normalisasi Selokan Penyebab Banjir

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Minggu, 5 April 2026 06:20
in Pandeglang
0

Warga bergotong royong dan mengerahkan alat berat Beko hasil sewaan untuk normalisasi selokan mampet di Kampung Listrik, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Sabtu, 4 April 2026. Foto : Purnama Irawan

0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan warga melakukan normalisasi selokan yang mampet sepanjang 100 meter di jalan menuju Stasiun Labuan tepatnya Kampung Listrik, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.

Pengerjaan normalisasi selokan yang mampet menggunakan sebuah alat berat Beko hasil sewaan warga Kampung Listrik, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.

Penyewaan alat berat Beko untuk normalisasi selokan mampet merupakan hasil inisiasi para pemuda karena aspirasinya mengeluhkan banjir diacuhkan oleh pemerintahan setempat.

Banjir melanda Kampung Listrik karena saluran selokan mampet sehingga perlu melakukan normalisasi dengan melakukan pembongkaran beton dan pendalaman saluran.

Adapun pengerahan alat berat Beko merupakan hasil dari iuran warga karena kalau mengandalkan dari pemerintah entah kapan akan direalisasikan karena keluhan soal banjir sudah tiga tahun.

Ketua RW 002 Kampung Listrik, Mursid mengatakan, warga Kampung Listrik secara swadaya bergotong royong melakukan normalisasi selokan.

“Karena selokannya mampet sehingga menimbulkan banjir dan genangan pada badan jalan menuju Stasiun Labuan atau Pasar Baru Labuan,” katanya, Sabtu, 4 April 2026.

Banjir genangan air selokan atau comberan yang memenuhi badan jalan menimbulkan aroma bau tak sedap. Sehingga secara spontan warga yang diinisiasi oleh pemuda melakukan iuran menyewa alat berat Beko untuk normalisasi selokan.

“Karena kalau nunggu dari pemerintah lamban. Jadi akhirnya menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi selokan mampet kurang lebih sepanjang 100 meter,” katanya.

Mursid mengungkapkan, kaitan selokan penyebab banjir ini sudah warga usulkan beberapa kali dan sempat ada pengukuran untuk normalisasi. Namun sayang realisasinya hanya mentok pada Pasar Baru tidak sampai ke Kampung Listrik.

“Padahal titik banjir ini adanya pada jalan Kampung Listrik,” katanya.

Tokoh Masyarakat Kampung Listrik Atta Fatoni mengapresiasi, kekompakan para pemuda Kampung Listrik.

“Terima kasih perhatian pemuda yang peduli pada lingkungan karena kami sudah koordinasi pemerintah desa dan pemerintah setempat seperti bajak laut. Bajak laut mata sebelah yang terbuka jadi tidak terbuka semuanya, jadi warga apatis karena kesannya ogah-ogah membereskan keluhan warga,” katanya.

Normalisasi selokan warga, ini merupakan hasil swadaya masyarakat untuk sewa Beko itu ada ngasih Rp20 ribu, ada Rp50 dan Rp100 ribu.

“Ini sudah tiga tahun lalu, sekarang kita minta pemerintah memerhatikan untuk menuntaskan normalisasi. Karena banjir comberan ini bau,” katanya.

Tokoh Pemuda Kampung Listrik, Hapid mengatakan, banjir air selokan ini sudah menahun.

“Akhirnya kami secara mandiri melakukan normalisasi saluran selokan agar tidak banjir lagi,” katanya.

Editor: Abdul Rozak

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Jadi Pemateri ToT Paskibra, Fuhaira Amin Tekankan Pentingnya Organisasi dan Kepemimpinan

Next Post

Terseret Kasus Kematian PMI di Arab Saudi, PT Alfa Nusantara Perdana Dilaporkan ke KP2MI

Next Post

Terseret Kasus Kematian PMI di Arab Saudi, PT Alfa Nusantara Perdana Dilaporkan ke KP2MI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Dampak Abu Vulkanik Erupsi GAK, DLH Lebak Pasang Alat Pemantau Udara Ambien

Dampak Abu Vulkanik Erupsi GAK, DLH Lebak Pasang Alat Pemantau Udara Ambien

by Nurabidin
Selasa, 8 September 2026 07:36
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak melakukan pemantauan kualitas udara ambien di wilayah Kabupaten Lebak. Untuk memantau...

Modal STNK Palsu, Mobil Mewah Rental Digadai Ratusan Juta

Modal STNK Palsu, Mobil Mewah Rental Digadai Ratusan Juta

by Fahmi
Selasa, 8 September 2026 07:29
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Bayu Hendrawan didakwa melakukan penipuan dengan modus memalsukan dokumen kepemilikan kendaraan. Dua mobil mewah yang merupakan kendaraan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.