SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengurus Wilayah (PW) Mathla’ul Anwar Provinsi Banten resmi menyatakan dukungannya kepada Jajuli Juwaeni sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar (PB) pada Muktamar Mathla’ul Anwar XXI 2026.
Agenda lima tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11–13 April 2026 di Kota Serang, dan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan.
Ketua PW Mathla’ul Anwar Banten, Taufiq Rahman, menyatakan bahwa dukungan diberikan setelah melalui pertimbangan matang. Menurutnya, Jajuli Juwaeni dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, serta komitmen kuat dalam mengembangkan organisasi.
“Kami menilai beliau mampu membawa Mathla’ul Anwar semakin maju dan berkontribusi lebih luas bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Ia berharap pelaksanaan Muktamar Mathla’ul Anwar XXI 2026 berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan organisasi.
Muktamar Mathla’ul Anwar XXI 2026 diperkirakan akan dihadiri peserta dari berbagai wilayah dan daerah kabupaten/kota se-Indonesia. Selain menjadi ajang pemilihan ketua umum, forum ini juga diharapkan memperkuat konsolidasi organisasi dalam menghadapi tantangan zaman.
Taufiq Rahman juga menegaskan bahwa penunjukan Banten, khususnya Kota Serang, sebagai tuan rumah merupakan amanah besar yang harus dijalankan secara optimal.
“Kami menyambut seluruh peserta dari seluruh Indonesia. Kehadiran mereka menjadi energi kolektif untuk memperkuat soliditas dan semangat kebersamaan dalam membangun Mathla’ul Anwar yang lebih maju,” katanya.
Ia menambahkan, Muktamar Mathla’ul Anwar XXI 2026 bukan hanya forum permusyawaratan tertinggi organisasi, tetapi juga momentum strategis untuk evaluasi dan perumusan program kerja yang adaptif serta responsif terhadap perkembangan zaman.
Panitia, lanjut Taufiq, telah menyiapkan seluruh aspek teknis pelaksanaan secara matang dan terkoordinasi guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Melalui muktamar ini, Mathla’ul Anwar diharapkan mampu melahirkan gagasan konstruktif serta keputusan strategis untuk memperkuat peran organisasi di bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, hingga pemberdayaan umat.
Editor: Agus Priwandono











