PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkab Pandeglang berencana akan merevitalisasi Pasar Badak Pandeglang yang kondisinya sudah tua dan mengalami banyak kerusakan. Penataan akan dilakukan secara total agar pasar menjadi lebih modern, bersih, dan nyaman.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Pandeglang, Bunbun Buntaran, mengatakan Pasar Badak dibangun sejak awal tahun 2000-an. Pasar itu kini telah berusia sekitar 26 tahun. “Kalau kita lihat, kondisinya sekarang sudah banyak yang bocor, lembab, dan memang perlu direvitalisasi,” kata Bunbun Buntaran kepada Radar Banten, Rabu, 15 April 2026.
Menurutnya, pihaknya telah mengajukan proposal revitalisasi ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Tiga pasar itu yakni Pasar Picung, Pasar Bojong, dan Pasar Badak Pandeglang, pemerintah pusat memberi sinyal untuk fokus pada Pasar Badak terlebih dahulu.
“Alhamdulillah, ada lampu hijau untuk Pasar Badak. Kita sudah lengkapi proposal dengan DED, FS, serta dokumentasi kondisi pasar,” ujarnya.
Bunbun menjelaskan, konsep revitalisasinya yakni pasar modern yang tetap mengedepankan sisi humanis. Ia berharap pasar tersebut menjadi pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
“Kita ingin konsep pasar yang humanis, pasar Pancasila, bersih dan sehat. Itu yang kita harapkan ke depan,” jelasnya.
Tak hanya itu, Pasar Badak juga akan menjadi percontohan pasar digital di Pandeglang. Para pedagang akan mendapatkan edukasi untuk mulai menggunakan sistem transaksi non-tunai hingga pemasaran secara online.
“Ke depan kita dorong ada digitalisasi, bisa pakai QRIS. Pedagang juga kita edukasi agar tidak hanya menunggu pembeli, tapi bisa jualan secara online,” ungkapnya.
Dalam prosesnya, DKUPP juga telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang terkait rencana revitalisasi tersebut. Hal ini bertujuan agar pedagang memahami kondisi pasar saat ini dan pentingnya pembangunan ulang.
“Kita sudah mulai sosialisasi, hari ini juga ada sekitar 30 perwakilan pedagang yang kita undang agar mereka paham,” katanya.
Terkait relokasi, pemerintah menyiapkan beberapa opsi lokasi sementara bagi pedagang, di antaranya di sekitar Terminal Kadubanen, Terminal Labuan, hingga Pasar Timur. “Kita tawarkan beberapa lokasi relokasi, nanti disesuaikan dengan kapasitas yang ada,” ujarnya.
Sumber Anggaran
Untuk sumber anggaran, Bunbun menyebut proyek revitalisasi kemungkinan akan melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengingat kebutuhan biaya yang cukup besar. “Kemungkinan anggaran di atas Rp50 miliar, karena konsepnya bisa sampai empat lantai dengan kapasitas sekitar 700 sampai 800 kios,” jelasnya.
Ia menambahkan, tim dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian PU membuat jadwal akan turun langsung ke Pandeglang pada akhir April untuk melakukan penilaian kondisi Pasar Badak Pandeglang. “Semoga rencana ini bisa segera terealisasi, sehingga Pasar Badak bisa menjadi pasar percontohan yang modern, bersih, dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Rostinah











