KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang memperkuat aspek keselamatan di destinasi wisata air, salah satunya dengan menggelar pelatihan dan sertifikasi bagi 30 personel penyelamat wisata air (lifeguard) berbasis kompetensi.
Kepala Tim Pengawasan dan Pengendalian Jasa Usaha Kepariwisataan Disbudpar Kota Tangerang, Ahmad Yani, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memitigasi risiko di kawasan wisata.
“Pelatihan lifeguard ini merupakan upaya pembinaan terhadap jasa usaha pariwisata, khususnya dalam menjamin keselamatan pengunjung di destinasi wisata air,” ujarnya, Junat 24 April 2026.
Menurutnya, keberadaan lifeguard yang kompeten menjadi kebutuhan penting, mengingat banyaknya lokasi wisata air di Kota Tangerang, mulai dari kolam renang di kawasan perumahan, restoran, hingga waterboom.
“Memasuki hari ketiga, peserta akan mengikuti proses sertifikasi dari BNSP melalui LSP Pariwisata. Kami berharap seluruh peserta dapat menyerap materi dengan baik dan lulus 100 persen,” tambahnya.
Sementara itu, Master Instruktur Pelatihan Lifeguard, Ade Ervin, menuturkan bahwa pelatihan ini menggunakan pendekatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK), yang menekankan pada tiga aspek utama, yakni keterampilan (skill), pengetahuan (knowledge), dan pengakuan resmi.
“Lifeguard tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman yang kuat serta sertifikasi resmi yang diakui secara nasional,” jelasnya.
Dengan adanya tenaga lifeguard yang tersertifikasi, diharapkan pengelola usaha pariwisata di Kota Tangerang dapat memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan pemerintah.
Selain itu, kehadiran lifeguard profesional juga diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap destinasi wisata air di Kota Tangerang.
Editor: Abdul Rozak











