SERANG, RADARBANTEN.CO.ID— Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso, meminta Gerakan Pramuka di Banten aktif mendukung program pemerintah, khususnya ketahanan pangan dan persiapan Jambore Nasional XII Tahun 2026.
Hal itu disampaikan Budi Waseso saat menghadiri pelantikan Majelis Pembimbing Daerah Banten serta pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Banten di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Jumat 8 Mei 2026.
Menurutnya, pelantikan kepengurusan Pramuka bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.
“Semangatnya adalah pengabdian, satukan niat untuk membangun,” ujar Budi Waseso.
Ia menegaskan Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan nonformal yang kreatif, inovatif, dan penuh semangat kebersamaan.
“Pramuka itu mendidik dengan gembira, kreatif dengan inovatif. Tidak boleh menyerah. Pramuka itu tidak boleh berkeluh kesah,” katanya.
Budi Waseso juga mencontohkan sejumlah program pemerintah yang dapat dibantu implementasinya oleh Gerakan Pramuka, salah satunya program ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, jika dilakukan secara masif melalui gerakan bersama, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat.
“Kalau dilakukan dengan sebuah gerakan, dampaknya akan terasa. Mendukung ketahanan pangan, swasembada pangan menuju Indonesia kedaulatan pangan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten, Suwaib Amirudin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap kegiatan Pramuka.
Ia berharap Gerakan Pramuka di Banten semakin solid dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita harus berbuat baik untuk menuai hasil baik untuk masyarakat Banten dan Indonesia. Kita juga harus guyub,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











