SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Serang menerima sebanyak 133 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang, Senin, 11 Mei 2026.
Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Rico Steven, mengatakan, setibanya di Lapas Kelas IIA Serang, seluruh WBP langsung menjalani pemeriksaan data dan kelengkapan administrasi guna memastikan seluruh warga binaan yang dipindahkan telah berstatus narapidana.
Ia juga mengatakan, kedatangan ratusan WBP baru tersebut membutuhkan perhatian dan pembinaan yang lebih intensif, terutama terhadap warga binaan lanjut usia dan yang memiliki riwayat penyakit.
“Datangnya WBP baru sudah tentu memerlukan perhatian yang lebih intensif. Terutama kami akan memilah dan memisahkan WBP lansia dan yang menderita penyakit agar kami dapat memberikan pelayanan dan pengobatan secara maksimal,” katanya melalui siaran pers yang diterima Senin malam, 12 Mei 2026.
Dalam proses pemindahan WBP tersebut, pihak Lapas Kelas IIA Serang juga melibatkan aparat kepolisian dan TNI untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses pengawalan. Pengamanan dilakukan bersama personel dari Polsek Cipocok Jaya dan Koramil 0602-05/Cipocok Jaya.
Selain pemeriksaan administrasi, petugas juga melakukan penggeledahan barang bawaan serta tes urin terhadap seluruh WBP yang baru datang.
“Dari hasil pemeriksaan, penggeledahan, dan tes urin tidak ditemukan hal-hal yang menyalahi aturan. Alhamdulillah semuanya bersih dan aman,” katanya.
Rico Steven menegaskan, pihaknya akan bertindak tegas apabila ditemukan warga binaan yang membawa barang terlarang maupun terindikasi menggunakan narkoba.
“Kami akan menindak tegas terhadap WBP yang kedapatan membawa barang terlarang dan yang terindikasi menggunakan narkoba,” tegasnya.
Ia berharap pembinaan yang diberikan selama menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIA Serang dapat menjadi bekal positif bagi para warga binaan saat kembali ke masyarakat.
“Mudah-mudahan apa yang telah kami berikan selama berada di lembaga pemasyarakatan ini dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat, sehingga dapat berubah menjadi lebih baik dan berguna bagi masyarakat,” tuturnya.
Editor: Abdul Rozak










