• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Utama

Tangani Stunting, BKKBN Bangun Kemitraan Pentahelix

Yusuf Permana by Yusuf Permana
Rabu, 25 Desember 2024 08:17
in Utama
0
Tangani Stunting, BKKBN Bangun Kemitraan Pentahelix
0
SHARES
61
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADAR BANTEN. CO. ID – Masalah gizi pada anak di usia 1000 kelahiran menjadi perhatian besar bagi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Di Banten, dibawah komando Kepala Kanwil BKKBP Banten, Rusman Efendi, BKKBN berhasil membangun Kemitraan Pentahelix dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Kemitraan itu dibentuk melalui acara percepatan penurunan stunting bertemakan ‘Sinergi dan Energized Percepatan Penurunan Stunting Menuju Indonesia Emas 2045’ di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa, 24 Desember 2024.

Dalam acara tersebut, turut hadir berbagai elemen masyarakat, mitra kerja, dan tokoh-tokoh penting untuk bersama-sama menangani tantangan stunting di Provinsi Banten.

Dalam laporannya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Rusman Efendi, menyampaikan bahwa pada tahun 2024, Provinsi Banten memiliki 283.250 keluarga berisiko stunting, atau sekitar 13,27% dari total keluarga sasaran. Beberapa wilayah dengan angka tertinggi keluarga berisiko stunting adalah Kabupaten Pandeglang (22,17%), Kabupaten Lebak (19,20%), dan Kabupaten Serang (16,63%).

“Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi kita semua untuk bersama menangani stunting di Tanah Jawara ini,” ujarnya.

Rusman menjelaskan, pihaknya memiliki beberapa program dalam menangani stunting ini, salah satunya program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Program ini menjadi langkah strategis untuk menanggulangi masalah ini, dengan menargetkan 37.328 keluarga berisiko stunting.

“Program ini fokus pada dua aspek utama yaitu bantuan nutrisi, yang berupa penyediaan pangan lokal kaya protein hewani, dan bantuan non-nutrisi, seperti edukasi kesehatan, akses sanitasi, rumah layak huni, serta penyediaan air bersih. Sasaran utama program ini adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita usia 0-23 bulan dari keluarga miskin yang berisiko stunting, “jelasnya.

Sementara, Penjabat Gubernur Banten, A. Damenta, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2024, angka kemiskinan di Provinsi Banten tercatat sebesar 5,84%, dengan jumlah penduduk miskin mencapai 791.610 orang. Meskipun angka kemiskinan menurun, prevalensi stunting tetap menjadi tantangan besar.

Namun, berkat upaya pemutakhiran dan verifikasi data BKKBN, Provinsi Banten berhasil menurunkan angka keluarga berisiko stunting hingga 79,38%, dari 1.373.383 keluarga berisiko pada 2021 menjadi 283.250 keluarga pada semester pertama 2024.

A Damenta menambahkan bahwa penurunan stunting ini juga sejalan dengan misi Asta Cita Prabowo-Gibran dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui kesehatan, pendidikan, dan kesetaraan gender.

“Pemprov Banten berkomitmen untuk terus bekerja keras bersama seluruh mitra kerja, baik pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, demi mewujudkan Banten bebas stunting dan mendukung Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Hadir dalam acara itu, Tokoh Masyarakat sekaligus Gubernur terpilih Andra Soni juga menekankan pentingnya pendekatan Pentahelix dalam menanggulangi stunting. “Gotong royong adalah nilai dasar bangsa kita. Setiap pihak yang mampu harus turut membantu mereka yang membutuhkan, terutama dalam masalah kesehatan masyarakat seperti stunting,” ujar Andra.

Ia menegaskan bahwa penanggulangan stunting memerlukan upaya bersama dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media. Semua pihak harus berperan aktif dalam mendukung program ini dengan pelaksanaan yang efektif dan evaluasi berkelanjutan.

“Dengan sinergi yang kuat dan komitmen bersama, Provinsi Banten optimis dapat mencapai target bebas stunting demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” terangnya.

“Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha adalah kunci utama untuk mewujudkan masa depan yang lebih sehat dan berkualitas bagi generasi mendatang, ” pungkasnya.

Reporter: Yusuf Permana

Editor: Aditya

Tags: bebas stuntingBKKBNBKKBN Bantengentingibu hamilIndonesia Emaskeluarga resiko stuntingmasalah giziPj Gubernur BantenStuntingstunting di Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemkab Tangerang Apresiasi Pelatihan Kewirausahaan Terhadap Santri

Next Post

215 Mahasiswa STKIP dan STAI Diwisuda, PK 1 Sampaikan Hal Ini

Next Post
215 Mahasiswa STKIP dan STAI Diwisuda, PK 1 Sampaikan Hal Ini

215 Mahasiswa STKIP dan STAI Diwisuda, PK 1 Sampaikan Hal Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Polda Banten Imbau Warga Demo dengan Santun dan Damai, Hindari Provokasi

Polda Banten Imbau Warga Demo dengan Santun dan Damai, Hindari Provokasi

by Fahmi
Kamis, 27 Agustus 2026 08:40
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polda Banten mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi dan pendapat secara santun, damai, dan bertanggung jawab. Imbauan tersebut disampaikan...

Kapolresta Pimpin Pengamanan Aksi Aliansi BEM Banten Bersatu

Kapolresta Pimpin Pengamanan Aksi Aliansi BEM Banten Bersatu

by Andre Adisas Putra
Kamis, 27 Agustus 2026 08:01
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria pimpin pengamanan penyampaian pendapat di muka umum yang dilaksanakan oleh...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.