SERANG – Semarak Piala Dunia 2026 merambah hingga ke Polda Banten. Aula Gawe Kuta Baluwarti, Mapolda Banten, berubah menjadi panggung Piala Dunia 2026. Layar besar membentang, menampilkan salah satu laga Piala Dunia. Sorak sorai pendukung tim yang tengah berlaga memenuhi aula tersebut.
Polda Banten menggelar nonton bareng (nobar) yang dirangkai dalam momentum menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Hengki mengatakan, sepak bola merupakan olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang, profesi, usia maupun perbedaan lainnya. “Sepak bola memiliki kekuatan yang luar biasa. Olahraga ini mampu menyatukan banyak orang dari berbagai latar belakang, profesi, usia, bahkan negara. Di lapangan boleh saja ada persaingan, tetapi di luar lapangan, yang tumbuh adalah persaudaraan dan kebersamaan. Semangat itulah yang ingin kita bangun pada nobar ini,” katanya.
Hengki mengaku senang, karena nobar dihadiri berbagai unsur masyarakat yang menunjukkan terjalinnya komunikasi dan kebersamaan yang baik antara Polri dan masyarakat. “Saya merasa senang karena kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat. Ada rekan-rekan mahasiswa, insan pers, pengemudi ojek online, mitra Bhabinkamtibmas, Senkom Mitra Polri, serta para personel Polda Banten. Kehadiran kita bersama di tempat ini menunjukkan bahwa komunikasi dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat terus terjalin dengan baik,” ucapnya.
Hengki menyampaikan, nobar itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.
“Tema ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang mempererat hubungan dan membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Hengki berharap, nobar Piala Dunia 2026 dapat menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono











