SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dua pelaku dugaan penculikan dan pengeroyokan terhadap aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Fam Fuk Thjong alias Uun, menyerahkan diri ke Polda Banten. Keduanya kini menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten.
“Ada dua yang datang (menyerahkan diri) ke sini (Polda Banten),” ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Banten AKBP M. Fauzan Syahrin, Kamis malam, 23 Juli 2026.
Fauzan mengatakan, selain dua orang yang menyerahkan diri, polisi juga telah mengamankan dua pelaku lainnya. Saat ini, keempatnya masih menjalani pemeriksaan.
“Total semuanya ada empat orang,” katanya.
Fauzan juga mengungkapkan, penyidik memeriksa Ketua DPRD Kabupaten Lebak Juwita Wulandari dan suaminya, Deden M. Fatih. Keduanya dimintai keterangan karena diduga mengetahui peristiwa tersebut.
“Iya, diperiksa hari ini,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Juwita mulai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 14.00 WIB. Ia didampingi kuasa hukumnya, Acep Saepudin. Pemeriksaan terhadap Juwita dilakukan secara terpisah dengan suaminya.
Sekitar pukul 18.00 WIB, pemeriksaan terhadap putri politikus senior PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning, itu selesai. Namun, saat dimintai tanggapan usai pemeriksaan, Juwita memilih tidak memberikan komentar dan menyerahkan penjelasan kepada kuasa hukumnya.
Menurut Acep, kliennya bersikap kooperatif dan telah memberikan seluruh keterangan yang dibutuhkan penyidik. Dalam pemeriksaan tersebut, Juwita mendapat sekitar 17 pertanyaan yang sebagian besar berkaitan dengan dugaan penculikan.
“Pada intinya kami kooperatif. Karena Polda sudah memanggil, kami juga sudah hadir dan mengklarifikasi semuanya. Semua tuduhan yang tersebar di media sosial bahwa Ibu memberikan perintah, itu tidak benar. Ibu tidak pernah memerintahkan oknum masyarakat untuk melakukan penculikan ataupun tindakan lainnya,” tuturnya.*
Editor : Krisna Widi Aria








