SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kematian KH (26), pria yang ditemukan tewas di area parkir Mall Ramayana Serang, memicu desakan penutupan tempat hiburan malam di Kota Serang.
Desakan tersebut disampaikan Aliansi Masyarakat Anti Maksiat (AMANAT) Banten. Mereka meminta Pemkot Serang menutup permanen Alexxa dan seluruh tempat hiburan malam yang berada di wilayah Kota Serang.
Pernyataan sikap itu disampaikan sejumlah ormas Islam dan alim ulama di Ciracas, Kota Serang, Kamis 17 September 2026. Pernyataan tersebut dibacakan KH Wari Syadeli di hadapan para alim ulama dan masyarakat. “Kami turut prihatin atas meninggalnya korban minuman keras dan hiburan malam di Alexxa Ramayana, Kota Serang,” kata Wari.
Menurut Wari, penutupan tempat hiburan malam diperlukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi. “Kami, Aliansi Masyarakat Anti Maksiat Banten, meminta kepada Wali Kota Serang, Bapak H Budi Rustandi, untuk segera menutup secara permanen Alexa dan seluruh tempat hiburan malam yang ada di seluruh Kota Serang,” katanya.
Dia khawatir keberadaan tempat hiburan malam dapat kembali menimbulkan korban.
“Karena dikhawatirkan akan ada korban berikutnya yang meninggal sia-sia karena minuman keras dan hiburan malam,” katanya.
Wari mengatakan, pernyataan sikap tersebut merupakan bentuk kepedulian alim ulama dan masyarakat terhadap Kota Serang. “Semoga hal ini dapat menjadi perhatian pada Bapak Wali Kota, sebagai bentuk tanggung jawab kami para alim ulama dan masyarakat yang mencintai Kota Serang sebagai kota warisan Sultan,” katanya.
Sebelumnya, KH, karyawan swasta berusia 26 tahun, ditemukan tewas di area parkir Mall Ramayana Serang, Rabu 16 September 2026 sekitar pukul 03.10 WIB. Sebelum ditemukan tewas, KH diketahui bersama tujuh temannya berangkat dari Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, menuju tempat hiburan Alexxa di Mall Ramayana Serang.
Di lokasi tersebut, korban bersama teman-temannya mengonsumsi minuman beralkohol dan berjoget. Saat rombongan hendak pulang, KH ternyata sudah tidak berada di dalam tempat hiburan. Teman-temannya kemudian mencari korban hingga ke area lantai bawah.
Mereka kemudian mendapat informasi adanya seseorang yang terjatuh di area parkir. Setelah dicek, orang tersebut diketahui merupakan KH.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Jenazah KH telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Banten untuk pemeriksaan lebih lanjut.











