KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat lonjakan kasus kebakaran sepanjang Juli 2026. Hingga Senin (27/7/2026), tercatat sebanyak 121 kejadian kebakaran, bahkan dalam satu hari petugas harus menangani hingga 20 peristiwa.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan bahwa peningkatan jumlah kebakaran dipicu kondisi musim kemarau yang menyebabkan cuaca panas dan kekeringan.
“Sejak awal Juli hingga akhir Juli ini kami mencatat ada 121 kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Tangerang,” ujar Taufik, Senin 27 Juli 2026.
Menurutnya, kondisi lahan yang mengering membuat ranting, rumput, dan tumpukan sampah mudah terbakar sehingga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, terutama di lahan kosong.
“Karena kekeringan, lahan menjadi mudah terbakar akibat suhu panas seperti musim kemarau saat ini,” katanya.
Meski frekuensi kebakaran meningkat, Taufik memastikan armada pemadam kebakaran milik BPBD Kabupaten Tangerang masih mampu menangani seluruh kejadian yang terjadi, termasuk apabila terdapat lebih dari satu kebakaran dalam waktu bersamaan.
“Alhamdulillah, untuk armada pemadam kebakaran masih cukup untuk beroperasi memadamkan api jika terjadi lebih dari satu peristiwa kebakaran,” ungkap Taufik.
Dirinya mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar selama musim kemarau.
“Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar kebakaran tidak meluas,” harapnya.
Editor: Abdul Rozak











