PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani meninjau langsung kondisi SDN Padahayu 2 Cikedal, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, yang sebelumnya viral di media sosial akibat kerusakan bangunan sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, Dewi melihat tiga ruang kelas dan satu ruang guru yang mengalami kerusakan. Bahkan, satu ruang kelas sudah tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan berat.
SDN Padahayu 2 Cikedal saat ini memiliki 57 siswa dari kelas I hingga kelas VI. Jumlah tersebut menjadi salah satu kendala dalam pengajuan bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), karena program tersebut memprioritaskan sekolah dengan jumlah siswa lebih dari 100 orang.
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, mengatakan kehadirannya di sekolah tersebut untuk memastikan secara langsung kondisi bangunan yang sempat menjadi perhatian publik.
“Yang sempat viral di media sosial karena kondisi kerusakan bangunannya. Saya memahami kekhawatiran masyarakat dan saya memastikan bahwa pembangunan sekolah ini akan segera diproses sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya, Sabtu, 25 Juli 2026.
Untuk sementara, ruang kelas yang mengalami kerusakan ditutup guna menghindari risiko terhadap keselamatan siswa maupun guru.
“Kami tutup demi menjaga keamanan siswa dan para guru. Keselamatan tidak boleh dikompromikan,” ujarnya.
Dewi menegaskan setiap anak berhak memperoleh fasilitas belajar yang aman, nyaman, dan layak.
“Insyaallah kami akan berupaya menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih baik untuk masa depan generasi penerus bangsa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang, Sutoto, mengatakan SDN Padahayu 2 telah diusulkan untuk mendapatkan bantuan revitalisasi dari Kemendikdasmen.
Namun, usulan tersebut belum terealisasi karena jumlah siswa di sekolah tersebut belum memenuhi syarat prioritas penerima program revitalisasi.
“Namun, salah satu syarat prioritas itu jumlah siswanya minimal 100 orang, sedangkan SDN Padahayu 2 berjumlah 57 orang,” katanya.
Meski belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, Pemkab Pandeglang memastikan perbaikan sekolah tetap menjadi prioritas.
“Walaupun belum memperoleh bantuan dari pemerintah pusat, kami memastikan perbaikan SDN Padahayu 2 tetap menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Akan kita upayakan untuk perbaikan menggunakan APBD Perubahan Pandeglang,” ujarnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











