SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tim Humas Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) berhasil lolos ke Tahap II Penjurian Anugerah Humas Diktisaintek (AHD) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Pada tahap ini, Tim Humas Untirta mengikuti sesi presentasi dan wawancara secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis, 30 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Untirta Prof. Ir. Alfirano, S.T., M.T., Ph.D., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Deden Hery Hermawan, S.E., M.M., serta Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Humas Untirta Adhitya Angga Pratama, M.I.Kom. Kehadiran jajaran pimpinan menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan komunikasi publik dan pengelolaan informasi di lingkungan kampus.
Pada proses penjurian, Tim Humas Untirta mempresentasikan dua kategori, yakni Media Sosial dan Laman, yang masing-masing dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama dewan juri.
Dalam kategori Media Sosial, Humas Untirta mengusung tema Digital Impact Ecosystem, yaitu strategi komunikasi digital yang menempatkan media sosial sebagai ruang interaksi antara kampus dan masyarakat. Strategi tersebut disusun menggunakan pendekatan AMEC Framework yang berbasis data dan berorientasi pada dampak.
Ketua Pokja Humas Untirta, Adhitya Angga Pratama, mengatakan media sosial Untirta tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi, tetapi juga menjadi media komunikasi yang mampu membangun hubungan dengan masyarakat.
“Media sosial Untirta bukan sekadar kanal publikasi, tetapi media komunikasi yang menghubungkan kampus dengan masyarakat. Tujuan kami adalah memperkuat reputasi Untirta sebagai kampus Jawara Berdampak melalui komunikasi digital yang terukur,” katanya.
Menurut Angga, keberhasilan komunikasi tidak hanya diukur dari luasnya jangkauan informasi, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.
“Bagi kami, komunikasi yang baik bukan hanya menjangkau lebih banyak orang, tetapi juga menghadirkan dampak yang lebih besar,” ujarnya.
Sementara pada kategori Laman, Tim Humas Untirta mengusung konsep “Jawara Berdampak: Mendokumentasikan Inovasi, Menyebarluaskan Inspirasi.” Presentasi tersebut menampilkan strategi editorial, inovasi pengelolaan laman, pemanfaatan Google Analytics, hingga pendekatan one content, many impact dalam penyebarluasan informasi.
Angga menjelaskan, pengelolaan laman Untirta kini lebih berorientasi pada kualitas dan dampak informasi dibandingkan sekadar jumlah berita yang dipublikasikan.
“Bagi kami, ukuran keberhasilan bukan jumlah berita. Setiap artikel harus mampu menjawab satu pertanyaan, yaitu apa dampak nyatanya. Karena itu, kami mengkurasi setiap konten berdasarkan indikator dampak, inovasi, inspirasi, dan keberlanjutan,” ungkapnya.
Selain kategori presentasi, Humas Untirta juga mengikuti kategori nonpresentasi, yakni Majalah, Insan Humas Terpopuler, dan Unit Layanan Terpadu (ULT). Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari komitmen Untirta dalam memperkuat komunikasi publik, pelayanan informasi, dan pengembangan sumber daya kehumasan.
Usai presentasi, Rektor Untirta Prof. Dr. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., turut menemui Tim Humas untuk memberikan apresiasi dan dukungan atas upaya yang telah dilakukan selama proses penjurian. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pimpinan universitas dalam memperkuat reputasi Untirta di tingkat nasional melalui komunikasi publik yang profesional.
Keikutsertaan pada Tahap II Penjurian Anugerah Humas Diktisaintek 2026 menjadi bagian dari komitmen Untirta untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik melalui inovasi yang adaptif, terukur, dan berdampak. Melalui berbagai strategi yang dikembangkan, Humas Untirta berupaya menghadirkan informasi yang kredibel sekaligus mendukung transformasi pendidikan tinggi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Editor: Mastur Huda









