SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Kecamatan Taktakan, Rizki Nugraha, berhasil meraih juara pertama dalam sayembara desain logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kota Serang.
Atas prestasinya tersebut, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Imigrasi itu menerima uang pembinaan sebesar Rp3 juta yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi, di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang, Senin, 3 Agustus 2026.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengatakan sayembara logo HUT Kota Serang digelar sebagai upaya melibatkan masyarakat dalam membangun identitas serta semangat perayaan hari jadi Kota Serang.
Menurutnya, karya yang terpilih dinilai mampu merepresentasikan karakter dan identitas Kota Serang.
“Ini bentuk apresiasi kami kepada para peserta yang sudah menuangkan kreativitasnya. Juara pertama kami berikan uang pembinaan sebesar Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga Rp1 juta. Mudah-mudahan karya ini bisa menjadi kebanggaan masyarakat Kota Serang,” katanya.
Sementara itu, Rizki Nugraha mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia mengatakan konsep logonya mengangkat berbagai unsur budaya dan ikon daerah sebagai representasi identitas Kota Serang.
“Melihat potensi Kota Serang sebagai kota yang kaya akan budaya, saya berusaha mengaplikasikan berbagai elemen budaya yang ada ke dalam logo,” ujarnya.
Menurut Rizki, salah satu keunikan desain tersebut terletak pada bentuk visual yang menyerupai huruf “U”. Bentuk itu dirancang agar fleksibel dan dapat dikembangkan sebagai bagian dari tagline Kota Serang Berbudaya.
“Kalau dilihat, logo Kota Serang ini membentuk huruf U. Itu juga bisa menjadi fleksibilitas untuk dijadikan bagian dari tagline Kota Serang Berbudaya,” katanya.
Selain itu, logo tersebut dibuat agar mudah diaplikasikan pada berbagai media publikasi maupun ambient media.
“Logonya fleksibel untuk ditempatkan di berbagai media sehingga cocok digunakan dalam berbagai kebutuhan publikasi,” ujarnya.
Rizki mengungkapkan, ide pembuatan logo berawal dari hasil riset terhadap berbagai ikon khas Kota Serang. Sebagai warga asli Serang, ia menilai banyak potensi lokal yang layak diangkat sebagai simbol daerah.
“Inspirasinya dari hasil riset. Karena saya juga orang Serang, saya melihat banyak ikon yang potensial diangkat pada Hari Ulang Tahun Kota Serang, salah satunya bangunan Masjid Agung Ats-Tsauroh yang sangat ikonik,” ungkapnya.
Dalam pemilihan warna, Rizki mengadopsi filosofi dari logo Pemerintah Kota Serang dengan memadukan warna kuning, hijau, dan biru sebagai representasi identitas visual daerah.
“Di warna saya mengambil filosofi dari logo Pemkot Serang itu sendiri, yakni kuning, hijau, dan biru,” katanya.
Editor : Aas Arbi

