KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Kepergian Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Gus Ahmad Andi Wibowo, meninggalkan duka mendalam.
Di tengah kabar wafatnya akibat kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Purwakarta, Selasa, 4 Agustus 2026, status WhatsApp (WA) terakhir almarhum turut menjadi perhatian.
Sehari sebelum kecelakaan, Gus Andi mengunggah gambar sampul buku Power/Knowledge: Selected Interviews & Other Writings 1972–1977 karya filsuf asal Prancis, Michel Foucault.
Dalam unggahan tersebut, ia menyertakan kutipan berbunyi, “Kekuasaan tidak bekerja semata-mata melalui kekerasan atau paksaan, melainkan melalui produksi pengetahuan yang membentuk cara manusia memahami realitas.”
Unggahan itu menjadi status terakhir yang terlihat di akun WhatsApp pribadinya sebelum kabar duka menyelimuti keluarga, kolega, dan masyarakat Tangsel.
Seperti diketahui, Gus Andi meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di KM 79 ruas Tol Purwakarta, Jawa Barat, pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Mobil yang ditumpanginya mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan samping akibat benturan keras.
Jenazah sempat dibawa ke rumah sakit di Purwakarta sebelum diberangkatkan ke rumah duka di Jalan Kesehatan I Nomor 78B, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.
Bagi banyak orang yang mengenalnya, unggahan terakhir tersebut menjadi jejak pemikiran Gus Andi. Kutipan Michel Foucault yang dipilihnya merefleksikan pandangan bahwa kekuasaan tidak hanya dijalankan melalui paksaan, tetapi juga melalui pengetahuan yang membentuk cara masyarakat memahami realitas.
Kini, status WhatsApp tersebut menjadi unggahan terakhir yang dikenang setelah berpulangnya legislator PKB Kota Tangerang Selatan itu.
Editor: Aas Arbi
