Home Kabupaten Serang

Dinkes Kabupaten Serang Minta Warga Antisipasi DBD di Musim Kemarau

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 8 Agustus 2026 17:09
in Kabupaten Serang
0
Dinkes Kabupaten Serang Minta Warga Antisipasi DBD di Musim Kemarau
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang meminta masyarakat untuk mewaspadai penyakit-penyakit yang bisa timbul pada saat musim kemarau. Salah satu penyakit yang harus diwaspadai ialah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal tersebut bukanlah tanpa alasan, penyakit DBD disebut berpotensi menyebar pada saat musim kemarau karena adanya aktivitas warga yang menampung air bersih dengan menggunakan wadah-wadah yang terbuka.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, pada bulan Januari hingga Juli 2026, ditemukan sebanyak 194 kasus DBD. Seluruh pasien dapat tertangani dengan baik sehingga tidak menyebabkan korban jiwa.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Efrizal, mengatakan ada sejumlah penyakit yang harus diwaspadai pada saat memasuki musim kemarau. Penyakit tersebut diantaranya ialah ISPA, diare, penyakit kulit dan DBD.

Ia mengatakan, meskipun pada saat kemarau mengalami kesulitan air, namun potensi penyakit DBD bmdapat tetap terjadi. Hal itu dikarenakan perilaku masyarakat yang menampung air bersih di wadah-wadah yang dibiarkan terbuka.

“Di beberapa tempat mereka akhirnya menampung air sebanyak-banyaknya, sayangnya itu tidak diikuti dengan aturan yang membuat itu menjadi sarang nyamuk,” katanya, Sabtu 8 Agustus 2026.

Dampaknya, lanjut Efrizal, nyamuk penyebab DBD yakni Aedes Aegypti pun berkembang biak di wadah-wadah penampung air. Pasalnya, nyamuk tersebut memang memiliki kecenderungan untuk berkembang biak di air bersih.

“Makanya di musim kemarau DBD juga tetap ada. Tentunya kalau secara logika kita kan harusnya pada saat musim hujan, namun karena masalah itu makanya penyakit DBD juga tetap ada,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat apabila menunjukan gejala-gejala seperti DBD, maka pihaknya berharap agar masyarakat segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk berobat.

Pasalnya, penyakit DBD merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan bisa menyebabkan kematian apabila tidak mendapatkan penanganan medis. “Sampai saat ini laporannya ada namun memang kasusnya tidak dikategorikan naik luar biasa,” tegasnya.

Selain DBD, ada juga penyakit lainnya yang harus diwaspadai saat musim kemarau, yakni ISPA, diare hingga penyakit kulit. Penyakit tersebut diakibatkan keringnya udara dan penggunaan air yang tidak bersih.

Untuk mengantisipasi penyakit tersebut, pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar bisa terhindar dari penyakit tersebut.

“Katika aktifitas diluar rumah hendaknya menggunakan masker. Lalu diusahakan menggunakan air bersih baik untuk makan maupun mandi sehingga terhindar dari diare dan penyakit kulit. Lalu diusahakan agar mengolah air dengan baik,” ujarnya.

Pengelola Program Penyakit Bersumber Binatang (P2BB) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Pipih Saripah, mengatakan sepanjang Januari hingga Juli 2026 terdapat 194 kasus DBD di Kabupaten Serang. “Alhamdulillah semuanya tertangani dengan baik, tidak ada korban yang meninggal dunia,” ujarnya.

Ia mengatakan, selama musim kemarau, ada sejumlah kasus DBD yang tercatat di Kabupaten Serang. Misalnya, pada bulan Mei 2026, ada sebanyak 21 kasus, lalu di bulan Juni sebanyak 28 kasus.

Untuk itu, pipih pun mengajak kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Serang agar menjagakebersihan lingkungan dan merawat penampung air yang mereka miliki agar tak menjadi sarang nyamuk.

“Kalaw ada penampungan air di wadah besar maka hendaknya Di kuras 1 minggu sekali, di sikat juga pingir-pinggirnya. Kalau tidak bisa dikuras maka pelihata ikan pemakan jentik seperti ikan sapu-sapu, ikan betik atau ikan pemakan jentik lainnya,” ujarnya.

Lalu, ia pun meminta agar masyarakat menutup rapat penampungan air agar tidak ada celah bagi nyamuk masuk dan bertelur di penampungan air.

“Lalu lakukan pemberantasan sarang nyamuk 1 minggu sekali, bersih-bersih di rumah sendiri jangan sampai ada air menggenang di sekitar lingkungan kita. Bisa juga menanam bunga lavender atau tanaman serai untuk mencegah banyak nyamuk di lingkungan rumah,” pungkasnya.

Editor: Bayu Mulyana

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

IMMI Banten Dilantik, Siap Kolaborasi Cerdaskan Kehidupan Bangsa

Next Post

Ketua GOW Ajak Perempuan Pandeglang Terus Berkarya dan Tak Mudah Putus Asa

Next Post
Ketua GOW Ajak Perempuan Pandeglang Terus Berkarya dan Tak Mudah Putus Asa

Ketua GOW Ajak Perempuan Pandeglang Terus Berkarya dan Tak Mudah Putus Asa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

PKS Banten Siapkan 1.000 Relawan Tanggap Bencana

PKS Banten Siapkan 1.000 Relawan Tanggap Bencana

by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 8 Agustus 2026 18:25
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Banten menyiapkan relawan tanggap bencana untuk meringankan dampak bencana kekeringan yang terjadi di...

Mitsubishi Fuso dan Kementerian ESDM Gelar Talkshow Bedah Roadmap B50, Bahas Kesiapan Regulasi hingga Dampak Bagi Pengusaha Truk

Mitsubishi Fuso dan Kementerian ESDM Gelar Talkshow Bedah Roadmap B50, Bahas Kesiapan Regulasi hingga Dampak Bagi Pengusaha Truk

by Syaiful Adha
Sabtu, 8 Agustus 2026 18:20
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar talkshow bertajuk...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.