SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 46 ekor kambing milik Surga, warga Kampung Setu, Desa Sukajaya, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, dilaporkan hilang dari kandangnya. Puluhan kambing tersebut diduga menjadi sasaran pencurian.
Kapolsek Pontang AKP Muklas mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi setelah menerima laporan terkait dugaan pencurian tersebut. Polisi juga menemukan sejumlah kambing milik korban dalam kondisi telah disembelih di lahan persawahan warga pada Senin (10/8/2026).
“Personel kami langsung mendatangi TKP setelah menerima laporan masyarakat. Saat dilakukan pengecekan, ditemukan beberapa ekor kambing milik korban dalam kondisi telah disembelih di lahan persawahan warga,” kata Muklas.
Muklas menjelaskan, temuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Sapri. Sekitar pukul 06.20 WIB, Sapri pergi ke sawah miliknya untuk menyemprot tanaman padi.
Sekitar pukul 06.30 WIB, Sapri melihat sejumlah kambing dalam kondisi telah disembelih di lahan persawahan tersebut. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada ketua RT setempat dan pemilik kambing.
“Setelah dilakukan pengecekan, kambing-kambing yang ditemukan di sawah tersebut diketahui merupakan milik warga bernama Surga,” ujarnya.
Lokasi penemuan kambing yang telah disembelih berada di sawah milik Sapri, sekitar 200 meter dari kandang kambing milik Surga.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus dugaan pencurian tersebut, termasuk memburu pelaku dan mendalami motifnya.
“Kami masih memburu pelaku dan mendalami motif di balik dugaan pencurian tersebut. Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian lebih dari Rp50 juta,” kata Muklas.
Muklas memastikan, Polsek Pontang akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor kepada kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.
“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus ini. Kami juga mengimbau agar masyarakat melapor apabila mendapat informasi terkait pelaku,” tuturnya.
Reporter: Fahmi – Editor : Aas Arbi

