• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Tangerang

Warga Sukadiri Tangerang Mengaku Jadi Korban TPPO di Libya, Minta Dipulangkan

Mulyadi by Mulyadi
Selasa, 11 Agustus 2026 09:29
in Tangerang, Uncategorized, Utama
0
Warga Sukadiri Tangerang Mengaku Jadi Korban TPPO di Libya, Minta Dipulangkan
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Sumiyati (46), warga Kampung Kebon Cau, Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, mengaku menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) saat bekerja di Libya.

Sumiyati menyampaikan pengakuan tersebut melalui sebuah video berdurasi sekitar dua menit yang beredar di media sosial. Dalam video itu, ia mengaku telah bekerja selama empat bulan di Libya tanpa menerima upah sesuai yang dijanjikan.

Menurut Sumiyati, ia dijanjikan upah sebesar 350 dolar AS. Namun, selama bekerja, upah tersebut tidak kunjung diterimanya. Ia juga mengaku paspor dan gajinya berada di tangan agen.

“Saya sudah empat kali pindah majikan, tidak digaji, dan saya juga diancam akan dikembalikan ke majikan kalau kerjanya tidak bersih,” kata Sumiyati dalam video tersebut.

Dalam kondisi tersebut, Sumiyati meminta bantuan pemerintah agar dapat dipulangkan ke Indonesia. Ia berharap pemerintah dapat memberikan perlindungan dan membantu proses kepulangannya.

“Saya tertekan di sini, Pak. Saya cuma minta dipulangkan ke Indonesia,” ujarnya.

Kepala Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Dede membenarkan bahwa perempuan dalam video tersebut merupakan warganya yang saat ini berada di Libya.

Dede mengatakan, pemerintah desa telah mendampingi keluarga Sumiyati untuk melaporkan persoalan tersebut kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang.

Menurut Dede, laporan tersebut telah dituangkan dalam berita acara klarifikasi untuk selanjutnya disampaikan kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI.

“Kemarin keluarganya sudah saya dampingi ke Disnaker dan dibuatkan berita acara klarifikasi untuk bisa disampaikan ke Kemenlu,” kata Dede, Selasa (11/8/2026).

Dede menambahkan, keluarga Sumiyati juga telah bertemu dengan Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Tangerang.

Saat ini, pihak keluarga masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat terkait laporan tersebut.

“Kita tinggal menunggu informasi dari Kemenlu RI, mudah-mudahan tidak lama lagi,” ujarnya.

Dede berharap pemerintah segera merespons laporan tersebut, termasuk melalui perwakilan Indonesia di Libya, agar Sumiyati dapat memperoleh perlindungan dan bantuan untuk kembali ke Tanah Air.

“Sehingga Sumiyati dapat memperoleh perlindungan dan bantuan untuk kembali ke Indonesia,” harapnya.

Hingga berita ini ditulis, pengakuan Sumiyati terkait dugaan TPPO tersebut masih dalam proses tindak lanjut oleh pihak terkait. Pemerintah diharapkan dapat melakukan verifikasi dan memberikan perlindungan kepada Sumiyati sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Reporter: Mulyadi

Tags: desa Kosambidisnaker kabupaten TangerangKabupaten Tangerangkecamatan sukadiriKorban TPPOTPPOTPPO Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Aniaya Transpuan di Rangkasbitung, Polisi Amankan Satu Orang dan Buru Empat Pelaku Lain

Next Post

Dewan Lebak Minta Bupati Segera Tetapkan Sekda Definitif Hasil Open Bidding

Next Post
Dewan Lebak Minta Bupati Segera Tetapkan Sekda Definitif Hasil Open Bidding

Dewan Lebak Minta Bupati Segera Tetapkan Sekda Definitif Hasil Open Bidding

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkab Serang Beri Diskon Bayar Pajak hingga 81 Persen, Berlaku 10-31 Agustus 2026

Pemkab Serang Beri Diskon Bayar Pajak hingga 81 Persen, Berlaku 10-31 Agustus 2026

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 12 Agustus 2026 11:33
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memberikan diskon bayar pajak hingga 81 persen bagi wajib pajak yang melunasi Pajak...

Hipertensi dan Diabetes Dominan dalam Cek Kesehatan Gratis di Banten

Hipertensi dan Diabetes Dominan dalam Cek Kesehatan Gratis di Banten

by Yusuf Permana
Rabu, 12 Agustus 2026 11:18
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hipertensi dan diabetes menjadi penyakit yang paling dominan ditemukan dari hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap 5.418.251...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.