KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – DPRD Kabupaten Tangerang mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) memperkuat pemantauan dan deteksi dini untuk mengantisipasi penyebaran HIV di wilayah Kabupaten Tangerang.
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud mengatakan, kasus HIV yang jumlahnya telah mencapai lebih dari 200 kasus perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Menurutnya, langkah pencegahan dan mitigasi harus dilakukan secara konsisten agar penularan tidak semakin meluas.
“Iya, kita dorong Dinas Kesehatan agar terus melakukan pemantauan, monitoring. Karena HIV itu salah satu penyakit yang berbahaya dan bisa menular kepada siapa pun,” ujar Amud, Kamis, 20 Agustus 2026.
Amud meminta Dinkes bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan pemetaan terhadap wilayah maupun titik yang berpotensi menjadi lokasi penularan.
Menurutnya, pengawasan tersebut penting sebagai bagian dari upaya perlindungan kesehatan masyarakat.
“Deteksi dininya harus segera dilakukan oleh Dinas Kesehatan dengan OPD terkait supaya tidak meluas penyebarannya. Di mana titik-titik yang memiliki potensi terjadi penyebaran harus diawasi secara ketat,” katanya.
Dia juga mendorong masyarakat meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama bagi mereka yang merasa memiliki risiko terpapar HIV.
Menurut Amud, pemeriksaan dini dapat menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mencegah penularan kepada orang lain.
“Kalau masyarakat merasa risih, saya pikir masyarakat harus punya inisiatif sendiri dengan melakukan pemeriksaan dini ke pos-pos kesehatan pemerintah daerah. Karena hal tersebut sebagai fungsi pengawasan terhadap diri sendiri, saya kira itu menjadi penting juga,” tuturnya.
Amud menegaskan, penanganan HIV tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran tenaga kesehatan dan masyarakat juga diperlukan untuk memperkuat upaya pencegahan serta pengendalian kasus.
“Ini tidak bisa dianggap remeh karena bisa berdampak kepada kesehatan masyarakat. Kita dorong Dinkes melakukan mitigasi secepatnya,” tegasnya.
Reporter: Mulyadi – Editor: Aas Arbi












