SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kecamatan Kasemen, Kota Serang, menargetkan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) mencapai 90 persen pada 2026.
Target tersebut dikejar melalui inovasi Sapu Jagat atau Selalu Peduli dan Jaga Pendapatan.
Target tersebut dipasang setelah realisasi PBB Kecamatan Kasemen pada 2025 menjadi yang terendah se-Kota Serang. Kondisi itu mendorong Kasemen mengubah pola pemungutan dengan menggerakkan aparatur hingga tingkat kelurahan dan perangkat kewilayahan.
Camat Kasemen Sugiri mengatakan target penerimaan PBB tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, target PBB Kecamatan Kasemen sebesar Rp2,2 miliar, sedangkan pada 2026 meningkat menjadi Rp2,4 miliar.
“Target kita tahun ini bisa mencapai 90 persen. Saya rasa kalau teman-teman tetap semangat untuk menjaga marwah Kecamatan Kasemen ini, jangan sampai jatuh ke lubang yang sama,” kata Sugiri, Jumat, 21 Agustus 2026.
Untuk mengejar target tersebut, Kecamatan Kasemen mengandalkan inovasi SAPUJAGAT yang melibatkan seluruh perangkat kecamatan dan kelurahan.
Petugas bergerak melakukan pemungutan secara langsung dari rumah ke rumah dengan melibatkan RT dan RW.
Sugiri menjelaskan, tim Sapu Jagat dibagi menjadi tiga kelompok yang bergerak di 10 kelurahan.
Selain melakukan pemungutan, tim juga menjalankan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiban pembayaran PBB.
Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Hingga Agustus 2026, realisasi PBB-P2 Kecamatan Kasemen telah mencapai Rp836.347.749 atau sekitar 34 persen dari target.
“Alhamdulillah dengan 34 persen ini realisasi secara keuangan itu sebesar hampir Rp850 juta. Ada kenaikan signifikan,” ujarnya.
Capaian tersebut meningkat dibandingkan Agustus 2025. Pada periode yang sama tahun lalu, sebelum Sapu Jagat diterapkan, realisasi PBB-P2 Kecamatan Kasemen tercatat sebesar Rp202.965.746 atau 8,9 persen.
Dengan demikian, terdapat peningkatan sebesar Rp633.382.003 atau 311,56 persen dibandingkan capaian Agustus 2025.
Sugiri mengatakan peningkatan tersebut menjadi modal bagi Kecamatan Kasemen untuk terus menggenjot penerimaan hingga akhir tahun.
Ia meminta seluruh perangkat tetap konsisten melakukan monitoring dan penagihan agar capaian tidak kembali tertinggal.
“Mudah-mudahan dengan adanya tim Sapu Jagat ini inovasi Selalu Peduli dan Jaga Pendapatan, semua perangkat yang ada di kecamatan kelurahan selalu bergerak agar kita tidak lengah supaya tetap konsisten untuk bisa menaikkan pendapatan pajak di Kecamatan Kasemen ini,” katanya.
Menurutnya, pembayaran PBB juga berkaitan dengan pembangunan Kota Serang. Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa kepatuhan membayar pajak ikut menopang pembiayaan pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur.
Ia berharap dukungan masyarakat dan konsistensi aparatur dapat membawa realisasi PBB Kecamatan Kasemen mendekati target 90 persen pada akhir 2026.
Reporter: Nahrul Muhilmi – Editor: Aas Arbi

