SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Indonesia Pencak Silat Banten Championship (IPSBC) 2026 resmi dibuka Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah di GOR Maulana Yusuf, Kota Serang, Jumat, 28 Agustus 2026.
Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah menilai IPSBC 2026 dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan prestasi pencak silat, baik di tingkat Banten, nasional, maupun internasional.
Menurut Dimyati, semakin banyak kompetisi dan festival pencak silat digelar, semakin besar pula peluang munculnya atlet-atlet berprestasi. Selain kompetisi, ia menekankan pentingnya latihan, penguasaan strategi, serta pengembangan ilmu bagi para atlet.
“Kalau kita ingin banyak mendapatkan atlet-atlet unggul ya perbanyak festival. Yang kedua adalah banyakin latihan. Yang ketiga adalah tingkatkan ilmu dan strategi. Yang keempat punya ilmu-ilmu baru. Itu yang harus dilakukan oleh tim pencak silat,” ujar Dimyati usai membuka IPSBC 2026 di GOR Maulana Yusuf.
Ia berharap penyelenggaraan IPSBC 2026 tidak hanya meningkatkan prestasi atlet, tetapi juga membangkitkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga bela diri asli Indonesia tersebut.
“Mudah-mudahan dengan adanya festival ini akan meningkatkan prestasi untuk pencak silat di level Banten maupun Indonesia, di tingkat internasional. Dan mudah-mudahan dengan seperti ini ada antusias memasyarakatkan silat, mensilatkan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana IPSBC 2026 I Kadek Dwi Kamajaya mengatakan, kejuaraan tersebut diikuti lebih dari 1.000 peserta. Berdasarkan data panitia, terdapat sekitar 1.200 peserta dari 15 provinsi yang ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
“Untuk jumlah pesertanya ini di atas 1.000 ya, kurang lebih 1.200 peserta dari 15 provinsi. Kemudian jumlah kontingennya itu sekitar 104 kontingen,” ujarnya seusai pembukaan.
Menurut Kadek, IPSBC 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara. Kejuaraan tersebut juga menjadi wadah bagi atlet untuk mengevaluasi hasil latihan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Kompetisi ini diharapkan dapat menambah jam terbang, membentuk mental bertanding, serta meningkatkan kesiapan atlet menghadapi berbagai kejuaraan di masa mendatang.
“Kegiatan tersebut diarahkan untuk membentuk karakter atlet secara pribadi serta menjadi bagian dari proses pembibitan prestasi pencak silat. Pembinaan yang dilakukan diharapkan mampu melahirkan atlet yang dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” terangnya.
Ia menambahkan, IPSBC 2026 terbuka bagi seluruh peserta. Sejumlah atlet unggulan dari berbagai provinsi juga turut ambil bagian sebagai bagian dari persiapan menghadapi Babak Kualifikasi (BK) dan Pekan Olahraga Nasional (PON).
Dengan banyaknya peserta dan kontingen yang terlibat, IPSBC 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan sekaligus mencetak bibit-bibit atlet pencak silat yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Editor: Mastur Huda












