SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – DPRD Kota Serang meminta Pemerintah Kota Serang mempercepat dan memeratakan pembangunan infrastruktur, terutama jalan lingkungan dan penerangan jalan umum (PJU).
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun 2026-2027 di Gedung Paripurna DPRD Kota Serang, Senin, 31 Agustus 2026. Persoalan infrastruktur dibahas dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang dihimpun dari aspirasi masyarakat.
Sejumlah kebutuhan dasar masih menjadi perhatian masyarakat, terutama pembangunan jalan lingkungan dan PJU. DPRD Kota Serang meminta Pemkot Serang memperkuat komunikasi dan penyerapan aspirasi agar kebutuhan pembangunan di berbagai wilayah tidak terabaikan.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Serang dari Fraksi PDI Perjuangan, Edi Rianto, mengatakan pengawalan terhadap aspirasi masyarakat terus dilakukan. Menurutnya, pembangunan harus dilakukan secara merata meskipun pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran.
“Jadi tadi melakukan pengawalan jadi aspirasi sudah disampaikan jadi semua pembangunan harus merata,” kata Edi saat berada di Ruang Rapat Paripurna, Senin, 31 Agustus 2026.
Edi mengatakan, aspirasi tersebut telah disampaikan kepada Pemkot Serang sebagai mitra kerja DPRD. Namun, realisasi pembangunan harus menyesuaikan kondisi keuangan daerah sehingga sebagian aspirasi juga didorong melalui dukungan Pemerintah Provinsi Banten.
“Kita juga sudah sampaikan pengawasannya dan pengawalan keda mitra kerja kita langsung yakni Pemkot Serang, jadi menanyakan itu realisasinya ya memang pelaksanaannya karena kembali ke anggaran yang terbatas,” tuturnya.
PJU dan Jalan Lingkungan Jadi Perhatian
Menurut Edi, salah satu kebutuhan mendesak berada di wilayah Gelam, khususnya terkait penerangan jalan. Selain itu, terdapat jalan lingkungan yang kondisinya masih becek dan membutuhkan perbaikan.
“Yang paling urgen di saya adalah satu yang di Gelam itu kaitan dengan penerangan jalan. Satu penerangan jalan itu tinggal mengaktifkan tinggal diganti ya, mungkin dinyalakan kembali. Yang kedua adalah kaitan dengan jalan-jalan di gang-gang itu yang masih becek yang perlu dipaving. Itu tidak banyak sebenarnya. Ada yang hanya 100 m, 50 m tapi itu tidak tersentuh karena saking di pelosoknya,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia membenarkan bahwa aspirasi masyarakat yang dibahas masih banyak berkaitan dengan infrastruktur, terutama jalan dan drainase.
“Saya tadi baru baca dikit ya, kebanyakan masih infrastruktur jalan, drainase. Paling banyak ya. Selebihnya ya apa tentang posyandu dan sebagainya,” kata Agis usai Rapat Paripurna.
Agis menegaskan, Pemkot Serang akan memperkuat pembangunan infrastruktur pada 2027. Ia juga meminta komunikasi antara DPRD dan Pemkot Serang terus dijaga agar aspirasi masyarakat dapat direalisasikan.
“Ya infrastruktur masih. Makanya nanti insyaallah 2027 kita akan gempur infrastruktur,” tegasnya.
“Makanya harus komunikasi ya antara DPRD dan Pemkot. Supaya nanti semua aspirasinya bisa kita realisasikan. Karena kan sama muaranya. Masyarakat. Semuanya aspirasi masyarakat kaya gitu,” tandasnya.
Editor: Aas Arbi

