• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kota Serang

17 Hektare Sawah di Kota Serang Puso Akibat Kekeringan

Nahrul Muhilmi by Nahrul Muhilmi
Selasa, 15 September 2026 14:50
in Kota Serang
sawah puso Kota Serang

Lahan sawah di Kota Serang terdampak kekeringan. Foto: Nahrul Muhilmi/Radar Banten

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 17 hektare lahan sawah di Kota Serang mengalami puso atau gagal panen total akibat kekeringan yang terjadi di tengah fenomena El Nino.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Serang per 27 Agustus 2026, total lahan sawah yang terdampak kekeringan mencapai 39 hektare.

RelatedPosts

PJU Kota Serang

Pemkot Serang Siapkan 1.000 Titik untuk PJU

Sabtu, 31 Oktober 2026 18:28
SD rusak berat Kota Serang

10 SD Rusak Berat Jadi Prioritas 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 18:15
Lomba Inovasi Daerah Kota Serang 2026

Pemkot Serang Buka Ruang Inovasi ASN

Sabtu, 31 Oktober 2026 13:35
PN Serang Vonis Dua Terdakwa Kasus Haji Furoda, 19 Calon Jemaah Gagal Berangkat

PN Serang Vonis Dua Terdakwa Kasus Haji Furoda, 19 Calon Jemaah Gagal Berangkat

Sabtu, 31 Oktober 2026 13:11

Kepala Bidang Pertanian dan Penyuluhan DKP3 Kota Serang Irwin Sopyanudin mengatakan, lahan terdampak tersebar di empat kecamatan, yakni Kasemen, Cipocok Jaya, Taktakan, dan Curug.

Dari total lahan terdampak, kekeringan kategori sedang tercatat seluas 10 hektare. Rinciannya, 2 hektare berada di Kelurahan Umbul Tengah dan 8 hektare lainnya di wilayah Kasemen yang telah pulih setelah dilakukan pompanisasi.

“Untuk kondisi kekeringan kategori sedang seluas 10 hektar, di Kelurahan Umbul Tengah 2 hektar dan 8 hektar pulih di Kasemen dengan adanya pompanisasi,” kata Irwin, Selasa, 15 September 2026.

Sementara itu, kekeringan kategori berat mencapai 12 hektare. Lahan tersebut berada di Kelurahan Pancalaksana dan Sukawana, Kecamatan Curug, masing-masing seluas 6 hektare.

Adapun lahan yang mengalami puso mencapai 17 hektare. Sebanyak 12 hektare berada di Kelurahan Tinggar dan 5 hektare lainnya di Kelurahan Banjarsari.

Irwin mengatakan, data terbaru mengenai kondisi lahan sawah terdampak kekeringan masih dihimpun oleh tim Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena luas baku lahan sawah di Kota Serang mencapai sekitar 7.354 hektare.

Menurut Irwin, petani yang lahannya masih memiliki akses terhadap sumber air akan dibantu melalui pompanisasi. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi dampak kekeringan terhadap tanaman padi.

Sementara bagi petani yang tidak memiliki sumber air memadai, DKP3 mengimbau agar tidak memaksakan penanaman padi. Petani disarankan beralih ke tanaman palawija yang membutuhkan lebih sedikit air.

“Untuk mengurangi kerugian petani jika tidak ada sumber air, diharapkan jangan melakukan pertanaman, beralih ke tanaman yang tidak membutuhkan air banyak, misalnya palawija,” ujarnya.

Imbauan tersebut diberikan agar petani tidak menanggung kerugian lebih besar akibat tetap menanam padi di lahan yang tidak memiliki pasokan air mencukupi.

Untuk lahan yang masih memungkinkan mendapatkan pasokan air, DKP3 akan mengupayakan penggunaan alat dan mesin pertanian untuk membantu mengalirkan air ke area persawahan.

Irwin mengatakan, kondisi kekeringan masih berpotensi berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Berdasarkan informasi yang diterima dari BMKG, musim hujan diperkirakan mulai terjadi pada awal 2027.

“Kemungkinan mulai musim hujan di awal tahun 2027, info BMKG,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, DKP3 Kota Serang meminta petani menyesuaikan pola tanam dengan ketersediaan air. Petani yang tidak memiliki sumber air disarankan mempertimbangkan tanaman palawija untuk mengurangi risiko gagal panen.

Editor: Mastur Huda

Tags: DKP3 Kota Serangel ninoKekeringanPertanian Kota SerangSawah Puso
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

FKDT Soroti Perda Wajib Diniyah Kabupaten Tangerang yang Belum Optimal

Next Post

BAZNAS Kabupaten Serang Salurkan 100 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Next Post
Milad BAZNAS Kabupaten Serang

BAZNAS Kabupaten Serang Salurkan 100 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

DPW PPP Banten

DPW PPP Banten Apresiasi Keputusan DPP PPP Memberhentikan Agus dan Taj Yasin

Jumat, 30 Oktober 2026 16:52
Prakiraan Cuaca Banten Sabtu 31 Oktober, Tujuh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Banten Sabtu 31 Oktober, Tujuh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Sabtu, 31 Oktober 2026 07:36
Polda Banten Imbau The Jakmania Tak Datang ke BIS Saat Persija Hadapi Dewa United

Polda Banten Imbau The Jakmania Tak Datang ke BIS Saat Persija Hadapi Dewa United

Sabtu, 31 Oktober 2026 07:43
pembahasan rtrw dan rdtr

Pemkab Lebak Bersama Kementerian ATR Bahas RTRW di Tiga Kecamatan

Jumat, 30 Oktober 2026 20:00
Operasi Patuh Maung 2026 Cilegon

Operasi Patuh Maung 2026 di Cilegon, Sejumlah Pengendara Motor Terjaring Tilang Manual

Kamis, 29 Oktober 2026 15:41
mantan kades merta menang gugatan atas pemkab lebak

PTUN Menangkan Gugatan Mantan Kades Kerta Rikci atas Bupati Lebak, Alkadri Akan Banding

Kamis, 29 Oktober 2026 12:27
Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:47

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kampung Tenggelam di Bendungan Karian

Tiga Kampung Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Begini Kata BBWS C3

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 1 November 2026 00:01
0

LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID- Tiga kampung yang sebelumnya tenggelam di dasar Bendungan Karian, Kabupaten Lebak, kembali muncul. Kemunculan tiga kampung tersebut disebabkan volume...

Pengungkapan narkoba di Cilegon

Enam Pengedar Narkoba Ditangkap di Cilegon, Polisi Sita 114 Pil Ekstasi

by Adam Fadillah
Sabtu, 31 Oktober 2026 18:44
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Enam orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba)...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.