PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani meminta insan pers agar menjaga profesionalitas dan kode etik jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Hal itu Bupati Dewi sampaikan dalam acara peresmian Gedung Sekretariat Bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pandeglang.
Dalam kesempatan itu Bupati juga berharap, kehadiran gedung Sekber tidak hanya menjadi tempat berkantor dan menjalankan aktivitas organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, bertukar pikiran, serta membangun kolaborasi demi kemajuan Kabupaten Pandeglang.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyampaikan, bahwa pers memiliki peran penting sebagai salah satu jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
“Melalui pers, berbagai informasi mengenai kebijakan dan pembangunan dapat disampaikan kepada masyarakat. Pers menjadi salah satu jembatan antara pemerintah dengan masyarakat,” katanya, Jumat, 25 September 2026.
Melalui pers, berbagai informasi dapat disampaikan kepada masyarakat, begitu juga aspirasi dan persoalan yang ada di tengah masyarakat dapat disampaikan kepada pemerintah. Peran pers semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan era digital yang membuat arus informasi bergerak semakin cepat.
“Kondisi itu menuntut insan pers untuk tetap mengedepankan profesionalitas dan etika jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Oleh karena itu, Bupati Dewi mengungkapkan, PWI dan SMSI diharapkan terus menjaga profesionalitas dan menjungjung etika jurnalistik agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat tersaji secara cepat, akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.
“Apalagi sekarang kita berada pada era digital, yang mana informasi bergerak begitu cepat. Karena itu, saya berharap PWI dan SMSI dapat terus menjaga profesionalitas dan etika jurnalistik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Dewi menegaskan, kritik dan masukan dari insan pers merupakan bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan. Dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dengan media.
“Bagi pemerintah sendiri, kritik dan masukan dari teman-teman pers tentu sangat penting. Kalau ada hal yang kurang, silakan disampaikan, kalau ada kebijakan yang perlu dijelaskan, mari kita komunikasikan. Yang paling penting, kita sama-sama ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Pandeglang,” katanya.
Ketua PWI Kabupaten Pandeglang Asep Mujahidin mengatakan, atas nama PWI Kabupaten Pandeglang, pihaknya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Pandeglang, yang telah memberikan perhatian dan memfasilitasi tempat ini sehingga dapat menjadi Sekretariat Bersama PWI dan SMSI.
“Bagi kami, fasilitas ini bukan hanya sebuah gedung, tetapi merupakan bentuk perhatian dan kepercayaan pemerintah daerah kepada insan pers di Kabupaten Pandeglang,” katanya
Ketua SMSI Pandeglang Abdul Aziz mengatakan, pihaknya akan terus berusaha menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan profesionalisme wartawan, memperkuat komunikasi, serta membangun sinergi antara insan pers, pemerintah, dan masyarakat.
“Bagi kami, gedung baru ini bukan sekadar bangunan fisik berwujud batu dan semen. Gedung ini adalah simbol kebangkitan, rumah bersama, sekaligus pusat koordinasi bagi seluruh insan pers di daerah ini untuk terus berkarya secara profesional,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana












