• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Pengangguran Banten Capai 6,48 Persen, Guru Besar Uniba Soroti Minimnya Penyerapan Tenaga Kerja

Yusuf Permana by Yusuf Permana
Senin, 5 Oktober 2026 18:22
in Berita Utama, Kota Serang
pengangguran Banten

Guru Besar Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Bina Bangsa (Uniba), Bambang D. Suseno.

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Banten yang mencapai 6,48 persen menjadi alarm bagi pemerintah daerah. Angka tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan masuknya investasi belum sepenuhnya mampu menciptakan kesempatan kerja yang memadai bagi masyarakat lokal.

Guru Besar Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Bina Bangsa (Uniba), Bambang D. Suseno, menilai persoalan pengangguran harus menjadi perhatian serius pemerintah, terutama di tengah pertumbuhan ekonomi dan derasnya investasi yang masuk ke Banten.

RelatedPosts

Branding Baduy dan Multatuli

Pemkab Lebak Perkuat Branding Baduy dan Multatuli untuk Menarik Investor dan Wisatawan

Senin, 5 Oktober 2026 18:47
Batik EcoPrint Margagiri

Desa Margagiri Kembangkan Batik EcoPrint Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 18:28
HUT ke-81 TNI

Sinergitas TNI-Polri Diperkuat di Pasar Kemis dan Sindang Jaya

Senin, 5 Oktober 2026 16:30
Polresta Serang Kota

Kapolresta Serang Kota Beri Kejutan HUT ke-81 TNI di Kodim 0602/Serang

Senin, 5 Oktober 2026 14:54

“Angka 6,48 persen seharusnya menjadi alarm keras bagi Banten,” kata Bambang dalam tulisannya untuk memperingati HUT ke-26 Provinsi Banten, Senin (5/10/2026).

Berdasarkan data yang dikutip Bambang, TPT Banten pada Mei 2026 mencapai 6,48 persen. Angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan TPT nasional yang berada di level 4,05 persen.

Menurut Bambang, kondisi itu menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja lokal. Dengan demikian, peningkatan aktivitas ekonomi dan investasi belum otomatis memberikan kesempatan kerja yang merata bagi masyarakat Banten.

Persoalan pengangguran juga semakin kompleks karena tingginya angka pengangguran di kalangan penduduk berpendidikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus 2025 yang dikutip Bambang menunjukkan TPT lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Banten mencapai 10,13 persen.

Artinya, sekitar satu dari 10 lulusan SMK masih belum terserap pasar kerja. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri karena pendidikan vokasi seharusnya mampu menyiapkan lulusan dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri.

Selain itu, kelompok anak muda yang tidak bekerja, tidak bersekolah, dan tidak mengikuti pelatihan atau not in employment, education, or training (NEET) tercatat mencapai 23,79 persen.

“Ketika lulusan SMK, diploma, atau sarjana menganggur lama, yang hilang bukan hanya pendapatan individu. Investasi modal manusia ikut membeku,” ujarnya.

Bambang menilai salah satu persoalan mendasar yang perlu dibenahi adalah ketidaksesuaian antara keterampilan lulusan dan kebutuhan industri atau skill mismatch. Kondisi tersebut membuat sebagian pencari kerja kesulitan memasuki pasar kerja meskipun telah menempuh pendidikan formal.

Di sisi lain, perkembangan teknologi turut mengubah kebutuhan tenaga kerja. Penggunaan otomatisasi, robotik, dan kecerdasan buatan (AI) semakin memengaruhi proses produksi di berbagai sektor industri. Akibatnya, investasi dalam jumlah besar tidak selalu diikuti penciptaan lapangan kerja dalam skala yang sebanding.

Karena itu, Bambang menilai pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan penciptaan lapangan kerja di dalam wilayah Banten. Pemerintah perlu memperluas akses tenaga kerja lokal terhadap peluang kerja di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah membangun koneksi antara tenaga kerja Banten dan kebutuhan pasar kerja yang lebih luas. Dengan begitu, peluang kerja tidak hanya bergantung pada ketersediaan pekerjaan di daerah sendiri.

“Banten membutuhkan job connection, menghubungkan tenaga kerjanya dengan pekerjaan di mana pun pekerjaan itu berada,” katanya.

Bambang menegaskan, batas geografis tidak seharusnya membatasi kesempatan generasi muda Banten untuk memperoleh pekerjaan. Karena itu, penguatan kompetensi, penyesuaian keterampilan dengan kebutuhan industri, serta perluasan akses informasi dan jaringan kerja menjadi bagian penting dalam mengatasi persoalan pengangguran di Banten.

Editor: Mastur Huda

Tags: Bantenhut banteninvestasi Bantenpengangguran bantentenaga kerjaTPT Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sinergitas TNI-Polri Diperkuat di Pasar Kemis dan Sindang Jaya

Next Post

Desa Margagiri Kembangkan Batik EcoPrint Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

Next Post
Batik EcoPrint Margagiri

Desa Margagiri Kembangkan Batik EcoPrint Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Berziarah ke Makam Leluhurnya di Pandeglang

Minggu, 4 Oktober 2026 17:29
Kapolri Jendra Suyudi Ario Seto

Empat Hari Dilantik, Kapolri Jendral Suyudi Ziarah ke Makam Leluhur di Rangkasbitung

Minggu, 4 Oktober 2026 17:08
Pergantian pejabat eselon II

Bupati Tangerang Rotasi Pejabat, Ana Supriatna Dicopot dari Jabatan Kasatpol PP

Sabtu, 3 Oktober 2026 07:35
Reaktivasi Kereta Rangkasbitung-Labuan

Dishub Pandeglang Siapkan Trayek Angkutan Dukung Reaktivasi Kereta Rangkasbitung-Labuan

Sabtu, 3 Oktober 2026 17:20
Suyudi Ario Seto

Keluarga Besar Ibunda Suyudi Ario Seto Gelar Tasyakuran di Pandeglang

Kamis, 1 Oktober 2026 18:02
Kota Serang

Anggaran Seremonial Dipangkas, Infrastruktur Kota Serang Digenjot

Minggu, 4 Oktober 2026 14:23
Tol Serang-Panimbang

Wakil Bupati Pandeglang Nilai Pintu Tol Bojong Sebagai Pembuka Isolasi Ekonomi Banten Selatan

Jumat, 2 Oktober 2026 13:50

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Branding Baduy dan Multatuli

Pemkab Lebak Perkuat Branding Baduy dan Multatuli untuk Menarik Investor dan Wisatawan

by Nurabidin
Senin, 5 Oktober 2026 18:47
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak akan memperkuat identitas daerah melalui branding Baduy dan Multatuli. Kedua ikon tersebut dinilai...

Pencurian sepeda motor Cikupa

Dikejar Korban dan Warga, Dua Terduga Curanmor Diamankan di Cikupa

by Mulyadi
Senin, 5 Oktober 2026 18:41
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polsek Cikupa, Polresta Tangerang, mengamankan dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kampung Talaga, Desa...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.