SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang, hingga kini belum mulai menjalankan kegiatan usaha. Padahal, koperasi tersebut telah memiliki manajer dan lebih dari 120 anggota.
Ketua KKMP Lopang Hasyim mengatakan, koperasi masih berada dalam tahap persiapan usaha. Pengurus bersama manajer tengah menyusun rencana bisnis yang akan dijalankan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Sekarang kami membentuk rencana usaha terlebih dahulu bersama manajer. Manajer nantinya akan mengusulkan usaha apa saja yang bisa dijalankan,” kata Hasyim, Senin 6 Oktober 2026.
Menurut Hasyim, salah satu usaha yang menjadi prioritas adalah penjualan sembako melalui konsep gerai atau supermarket.
Koperasi juga akan diarahkan untuk menampung dan menjual produk UMKM yang berada di lingkungan Kelurahan Lopang.
Namun, rencana usaha tersebut masih dapat berubah. Pengurus akan menyesuaikan jenis usaha dengan kebutuhan masyarakat di sekitar lokasi koperasi.
Salah satu peluang yang sedang dipertimbangkan adalah usaha alat tulis kantor (ATK), fotokopi dan print. Peluang tersebut muncul karena lokasi KKMP Lopang berdekatan dengan sekolah.
“Kalau klinik, di sekitar sini sudah ada beberapa. Jadi konsepnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Selain mematangkan rencana usaha, KKMP Lopang juga masih menunggu dukungan dari PT Agrinas, terutama berkaitan dengan penyediaan kebutuhan usaha koperasi.
Hasyim berharap tahapan persiapan tersebut tidak berlangsung terlalu lama. Sebab, masyarakat dan anggota koperasi sudah menunggu agar KKMP segera memiliki kegiatan usaha.
Ia menjelaskan, pengurus KKMP tidak menerima gaji. Karena itu, kegiatan usaha menjadi penting agar koperasi dapat menghasilkan keuntungan.
Keuntungan tersebut nantinya menjadi pendapatan koperasi dan dibagikan kepada anggota melalui sisa hasil usaha (SHU) dalam rapat anggota tahunan (RAT).
Sementara itu, Manajer KKMP Lopang Indry Naya Rosana mengatakan, penugasannya diupayakan sesuai dengan domisili. Ia merupakan warga asli Kelurahan Lopang.
Indri mengatakan, dirinya bersama pengurus masih melakukan koordinasi untuk menentukan usaha yang akan dijalankan.
Menurutnya, persiapan diperlukan agar usaha yang dibuka nantinya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Harapannya tentu bisa segera berjalan. Kami masih melakukan persiapan dan koordinasi untuk pelaksanaan usahanya,” katanya.
Editor Daru










