SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 33 siswa madrasah dari Kota Serang mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Banten.
Puluhan siswa tersebut merupakan para juara OMI tingkat Kota Serang yang digelar pada 7-9 September 2026.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang, Nurhalim, mengatakan, sebanyak 33 siswa yang dikirim ke tingkat provinsi merupakan peserta terbaik hasil seleksi di tingkat Kota Serang.
“Kota Serang itu mengirimkan 33 peserta. 33 peserta itu terdiri dari jenjang MI, jenjang MTs, dan jenjang MA,” kata Nurhalim pada, Selasa 7 Oktober 2026.
Ia menyebutkan, peserta yang dikirim merupakan siswa yang berhasil meraih juara 1, 2 dan 3 pada masing-masing bidang studi yang dilombakan dalam OMI tingkat Kota Serang.
“Juara 1, 2, dan 3 itu mengikuti OMI tingkat provinsi. Jadi itu hasil yang dikirim ke tingkat provinsi itu hasil-hasil dari OMI tingkat kota,” ujarnya.
Untuk jenjang MI, bidang yang dilombakan meliputi Matematika dan IPAS. Sementara jenjang MTs mengikuti tiga bidang, yakni Matematika, IPA dan IPS.
Sedangkan untuk jenjang MA, terdapat enam bidang studi yang diperlombakan, yakni Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomi dan Geografi.
Nurhalim mengatakan, sebelum diberangkatkan mengikuti kompetisi tingkat provinsi, para peserta dari Kota Serang juga mendapatkan pembinaan dan bimbingan sebagai persiapan menghadapi persaingan dengan peserta dari kabupaten/kota lainnya di Banten.
“Iya, kita sudah melakukan semacam bimbel dulu sebelum ikut lomba tingkat provinsi,” jelasnya.
Pelaksanaan OMI tingkat Provinsi Banten diawali dengan pembukaan pada 4 Oktober 2026, sedangkan perlombaan berlangsung pada 5-6 Oktober 2026. Salah satu titik lokasi pelaksanaan berada di MAN 2 Kota Serang.
Nurhalim menyebut seluruh peserta asal Kota Serang hadir dan mengikuti rangkaian kompetisi. Pihaknya pun memasang target tinggi agar kontingen Kota Serang bisa mampu melaju hingga tingkat nasional.
“Targetnya jadi juara dan terus sampai ke tingkat nasional. Alhamdulillah dari Kota Serang hadir semua,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, OMI merupakan agenda kompetisi yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat madrasah, kabupaten/kota, provinsi hingga nasional. Karena menggunakan sistem berbasis aplikasi, hasil perlombaan tidak dapat diketahui secara langsung oleh pihak penyelenggara di daerah.
“Ini sistemnya nasional, berbasis aplikasi. Ini adalah agenda nasional. Jadi nanti per jenjang, jenjang madrasah, jenjang kota, jenjang provinsi, jenjang nasional,” katanya.
Terkait hasil sementara, Nurhalim mengatakan belum dapat memberikan informasi mengenai perolehan juara Kota Serang karena hasil resmi masih menunggu pengumuman melalui sistem.
“Belum ada pemberitahuan kapan pengumuman. Itu nanti melalui akun masing-masing bisa dilihat, dan nanti akun kabupaten kota bisa dilihat nanti juaranya siapa saja,” jelasnya.
Adapun siswa yang berhasil meraih juara pertama pada OMI tingkat Provinsi Banten nantinya akan mendapatkan kesempatan untuk mewakili Banten pada OMI tingkat nasional.
Nurhalim berharap kontingen Kota Serang mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional.
“Harapan saya kontingen Kota Serang itu bisa menembus jadi juara nasional. Dan itu target yang kita sampaikan kepada madrasah,” tandasnya.
Editor: Abdul Rozak












