SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Siswa di Kota Serang masih harus menunggu hingga 2028 untuk mendapatkan bantuan seragam Pramuka gratis dari pemerintah daerah.
Rencana perluasan program tersebut belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat karena harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, penambahan seragam Pramuka menjadi salah satu rencana pengembangan program bantuan seragam sekolah gratis. Namun, pelaksanaannya masih bergantung pada kondisi anggaran pemerintah daerah.
“Insyaallah 2028, kita lihat kemampuan anggaran juga,” ujar Budi, Jumat,
Dengan demikian, bantuan seragam gratis yang berjalan saat ini masih difokuskan pada seragam nasional bagi siswa baru jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Budi menjelaskan, pemerintah menyalurkan sebanyak 24.000 setel seragam untuk siswa baru SD dan SMP. Bantuan tersebut ditujukan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang ekonomi keluarga.
“Total 24.000 setel semuanya. Semuanya untuk masyarakat,” katanya.
Program tersebut dirancang untuk membantu meringankan pengeluaran orang tua saat anak memasuki tahun ajaran baru. Sebab, kebutuhan seragam menjadi salah satu biaya yang harus dipersiapkan keluarga ketika menyekolahkan anak.
Selain mengurangi beban pengeluaran, program seragam gratis juga diharapkan dapat mendorong orang tua menyekolahkan anak serta membantu menekan angka putus sekolah di Kota Serang.
“Semoga bisa meringankan beban biaya dan memberikan motivasi kepada orang tua. Karena ini kan tujuannya untuk mengurangi angka putus sekolah,” ujar Budi.
Program seragam gratis telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Serang dan menjadi bagian dari janji Budi saat masa kampanye.
Editor Bayu Mulyana












